|
12. Yusuf
|
|
Muqaddimah
|
|
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah. Surat ini dinamakansurat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf a.s. Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad s.a.w. sebagai mukjizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya. Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf a.s. ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui. Dari cerita Yusuf a.s. ini, Nabi Muhammad s.a.w. mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya. Pokok-pokok isinya: 1. Keimanan: Kenabian Yusuf a.s. dan mukjizat-mukjizatnya; ketentuan yang berhubungan dengan keagamaan adalah hak Allah semata-mata; qadha Allah tak dapat dirobah; para rasul semuanya laki-laki. 2. Hukum-hukum: Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah; barang dan anak temuan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan; boleh melakukan helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan. 3. Kisah-kisah: Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya'qub a.s. 4. Dan lain-lain: Beberapa sifat dan suri tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s: persamaan antara agama para nabi-nabi ialah tauhid. |
|
12. Yusuf
|
|
YUSUF
SURAT KE 12 : 111 ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang
KISAH NABI YUSUF A.S. Yusuf bermimpi
1. Alif, laam, raa[741]. Ini adalah ayat-ayat Kitab (Al
Quran) yang nyata (dari Allah).
|
|
12. Yusuf
|
|
2. Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan
berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.
|
|
12. Yusuf
|
|
3. Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik
dengan mewahyukan Al Quran ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami
mewahyukan) nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui.
|
|
12. Yusuf
|
|
4. (Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya:
"Wahai ayahku[742], sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari
dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku."
|
|
[742]. Bapak Yusuf a.s. ialah Ya'qub putera Ishak putera
Ibrahim a.s.
|
|
12. Yusuf
|
|
5. Ayahnya berkata: "Hai anakku, janganlah kamu
ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar
(untuk membinasakan) mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata
bagi manusia."
|
|
12. Yusuf
|
|
6. Dan demikianlah Tuhanmu, memilih kamu (untuk menjadi Nabi)
dan diajarkan-Nya kepadamu sebahagian dari ta'bir mimpi-mimpi dan
disempurnakan-Nya nikmat-Nya kepadamu dan kepada keluarga Ya'qub, sebagaimana
Dia telah menyempurnakan nikmat-Nya kepada dua orang bapakmu[743] sebelum itu, (yaitu) Ibrahim
dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
|
|
[743]. Dimaksud bapak disini kakek dan ayah dari kakek.
|
|
12. Yusuf
|
|
Yusuf dengan saudara-saudaranya
7. Sesungguhnya ada beberapa tanda-tanda kekuasaan Allah
pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya bagi orang-orang yang bertanya.
|
|
12. Yusuf
|
|
8. (Yaitu) ketika mereka berkata: "Sesungguhnya Yusuf
dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah kita dari pada
kita sendiri, padahal kita (ini) adalah satu golongan (yang kuat).
Sesungguhnya ayah kita adalah dalam kekeliruan yang nyata.
|
|
12. Yusuf
|
|
9. Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia kesuatu daerah (yang
tak dikenal) supaya perhatian ayahmu tertumpah kepadamu saja, dan sesudah itu
hendaklah kamu menjadi orang-orang yang baik[744]."
|
|
[744]. Menjadi orang baik-baik yaitu,
mereka setelah membunuh Yusuf a.s. bertaubat kepada Allah serta mengerjakan
amal-amal saleh.
|
|
12. Yusuf
|
|
10. Seorang diantara mereka berkata: "Janganlah kamu
bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh
beberapa orang musafir, jika kamu hendak berbuat."
|
|
12. Yusuf
|
|
11. Mereka berkata: "Wahai ayah kami, apa sebabnya
kamu tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal sesungguhnya kami adalah
orang-orang yang mengingini kebaikan baginya.
|
|
12. Yusuf
|
|
12. Biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi, agar dia
(dapat) bersenang-senang dan (dapat) bermain-main, dan sesungguhnya kami
pasti menjaganya."
|
|
12. Yusuf
|
|
13. Berkata Ya'qub: "Sesungguhnya kepergian kamu
bersama Yusuf amat menyedihkanku dan aku khawatir kalau-kalau dia dimakan
serigala, sedang kamu lengah dari padanya."
|
|
12. Yusuf
|
|
14. Mereka berkata: "Jika ia benar-benar dimakan
serigala, sedang kami golongan (yang kuat), sesungguhnya kami kalau demikian
adalah orang-orang yang merugi[745]."
|
|
[745]. Maksudnya: menjadi orang-orang pengecut yang
hidupnya tidak ada artinya.
|
|
12. Yusuf
|
|
15. Maka tatkala mereka membawanya dan sepakat
memasukkannya ke dasar sumur (lalu mereka masukkan dia), dan (di waktu dia
sudah dalam sumur) Kami wahyukan kepada Yusuf: "Sesungguhnya kamu akan
menceritakan kepada mereka perbuatan mereka ini, sedang mereka tiada ingat
lagi."
|
|
12. Yusuf
|
|
16. Kemudian mereka datang kepada ayah mereka di sore hari
sambil menangis.
|
|
12. Yusuf
|
|
17. Mereka berkata: "Wahai ayah kami, sesungguhnya
kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang
kami, lalu dia dimakan serigala; dan kamu sekali-kali tidak akan percaya
kepada kami, sekalipun kami adalah orang-orang yang benar."
|
|
12. Yusuf
|
|
18. Mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran)
dengan darah palsu. Ya'qub berkata: "Sebenarnya dirimu sendirilah yang
memandang baik perbuatan (yang buruk) itu; maka kesabaran yang baik itulah
(kesabaranku[746]). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa
yang kamu ceritakan."
|
|
[746]. Maksudnya: dalam hal ini Ya'qub memilih kesabaran
yang baik, setelah mendengar cerita yang menyedihkan itu.
|
|
12. Yusuf
|
|
19. Kemudian datanglah kelompok orang-orang musafir, lalu
mereka menyuruh seorang pengambil air, maka dia menurunkan timbanya, dia
berkata: "Oh; kabar gembira, ini seorang anak muda!" Kemudian
mereka menyembunyikan dia sebagai barang dagangan. Dan Allah Maha Mengetahui
apa yang mereka kerjakan.
|
|
12. Yusuf
|
|
Yusuf mendapat godaan
20. Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah,
yaitu beberapa dirham saja, dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada
Yusuf[747].
|
|
[747]. Hati mereka tidak tertarik kepada Yusuf karena dia
anak temuan dalam perjalanan. Jadi mereka kuatir kalau-kalau pemiliknya
datang mengambilnya. Oleh karena itu mereka tergesa-gesa menjualnya sekalipun
dangan harga yang murah.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar