|
12. Yusuf
|
|
21. Dan orang Mesir yang membelinya berkata kepada
isterinya[748]: "Berikanlah kepadanya tempat (dan layanan) yang baik,
boleh jadi dia bermanfaat kepada kita atau kita pungut dia sebagai
anak." Dan demikian pulalah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada
Yusuf di muka bumi (Mesir), dan agar Kami ajarkan kepadanya ta'bir mimpi. Dan
Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada
mengetahuinya.
|
|
[748]. Orang Mesir yang membeli Yusuf a.s. itu seorang
Raja Mesir bernama Qithfir dan nama isterinya Zulaikha.
|
|
12. Yusuf
|
|
22. Dan tatkala dia cukup dewasa[749] Kami berikan kepadanya hikmah
dan ilmu. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat
baik.
|
|
[749]. Nabi Yusuf mencapai umur antara 30 - 40 tahun.
|
|
12. Yusuf
|
|
23. Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya
menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup
pintu-pintu, seraya berkata: "Marilah ke sini." Yusuf berkata:
"Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku
dengan baik." Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung.
|
|
12. Yusuf
|
|
24. Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan
perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan
wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya[750]. Demikianlah, agar Kami memalingkan
dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk
hamba-hamba Kami yang terpilih.
|
|
[750]. Ayat ini tidaklah menunjukkan bahwa Nabi Yusuf a.s.
punya keinginan yang buruk terhadap wanita itu (Zulaikha), akan tetapi godaan
itu demikian besanya sehingga andaikata dia tidak dikuatkan dengan keimanan
kepada Allah s.w.t tentu dia jatuh ke dalam kemaksiatan.
|
|
12. Yusuf
|
|
25. Dan keduanya berlomba-lomba menuju pintu dan wanita
itu menarik baju gamis Yusuf dari belakang hingga koyak dan kedua-duanya
mendapati suami wanita itu di muka pintu. Wanita itu berkata: "Apakah
pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan isterimu,
selain dipenjarakan atau (dihukum) dengan azab yang pedih?"
|
|
12. Yusuf
|
|
26. Yusuf berkata: "Dia menggodaku untuk menundukkan
diriku (kepadanya)", dan seorang saksi dari keluarga wanita itu
memberikan kesaksiannya: "Jika baju gamisnya koyak di muka, maka wanita
itu benar dan Yusuf termasuk orang-orang yang dusta.
|
|
12. Yusuf
|
|
27. Dan jika baju gamisnya koyak di belakang, maka wanita
itulah yang dusta, dan Yusuf termasuk orang-orang yang benar."
|
|
12. Yusuf
|
|
28. Maka tatkala suami wanita itu melihat baju gamis Yusuf
koyak di belakang berkatalah dia: "Sesungguhnya (kejadian) itu adalah
diantara tipu daya kamu, sesungguhnya tipu daya kamu adalah besar."
|
|
12. Yusuf
|
|
29. (Hai) Yusuf: "Berpalinglah dari ini[751], dan (kamu hai isteriku) mohon
ampunlah atas dosamu itu, karena kamu sesungguhnya termasuk orang-orang yang
berbuat salah."
|
|
[751]. Maksudnya: rahasiakanlah peristiwa ini.
|
|
12. Yusuf
|
|
Yusuf dipenjara
30. Dan wanita-wanita di kota berkata: "Isteri Al
Aziz[752] menggoda bujangnya untuk menundukkan dirinya (kepadanya),
sesungguhnya cintanya kepada bujangnya itu adalah sangat mendalam.
Sesungguhnya kami memandangnya dalam kesesatan yang nyata."
|
|
[752]. Al Aziz sebutan bagi Raja di Mesir.
|
|
12. Yusuf
|
|
31. Maka tatkala wanita itu (Zulaikha) mendengar cercaan
mereka, diundangnyalah wanita-wanita itu dan disediakannya bagi mereka tempat
duduk, dan diberikannya kepada masing-masing mereka sebuah pisau (untuk
memotong jamuan), kemudian dia berkata (kepada Yusuf): "Keluarlah
(nampakkanlah dirimu) kepada mereka." Maka tatkala wanita-wanita itu
melihatnya, mereka kagum kepada (keelokan rupa) nya, dan mereka melukai
(jari) tangannya dan berkata: "Maha sempurna Allah, ini bukanlah
manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia."
|
|
12. Yusuf
|
|
32. Wanita itu berkata: "Itulah dia orang yang kamu
cela aku karena (tertarik) kepadanya, dan sesungguhnya aku telah menggoda dia
untuk menundukkan dirinya (kepadaku) akan tetapi dia menolak. Dan
sesungguhnya jika dia tidak mentaati apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya
dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk golongan orang-orang yang
hina."
|
|
12. Yusuf
|
|
33. Yusuf berkata: "Wahai Tuhanku, penjara lebih aku
sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau
hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk
(memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang
bodoh."
|
|
12. Yusuf
|
|
34. Maka Tuhannya memperkenankan doa Yusuf dan Dia
menghindarkan Yusuf dari tipu daya mereka. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mendengar
lagi Maha Mengetahui.
|
|
12. Yusuf
|
|
35. Kemudian timbul pikiran pada mereka setelah melihat
tanda-tanda (kebenaran Yusuf) bahwa mereka harus memenjarakannya sampai
sesuatu waktu[753].
|
|
[753]. Setelah mereka melihat kebenaran Yusuf, namun demikian
mereka memenjarakannya agar sapaya jelas bahwa yang bersalah adalah Yusuf;
dan orang-orang tidak lagi membicarakan hal ini.
|
|
12. Yusuf
|
|
Dakwah Yusuf dalam penjara
36. Dan bersama dengan dia masuk pula ke dalam penjara dua
orang pemuda[754]. Berkatalah salah seorang diantara keduanya: "Sesungguhnya
aku bermimpi, bahwa aku memeras anggur." Dan yang lainnya berkata:
"Sesungguhnya aku bermimpi, bahwa aku membawa roti di atas kepalaku,
sebahagiannya dimakan burung." Berikanlah kepada kami ta'birnya;
sesungguhnya kami memandang kamu termasuk orang-orang yang pandai
(mena'birkan mimpi).
|
|
[754]. Menurut riwayat dua orang pemuda itu adalah
pelayan-pelayan raja; seorang pelayan yang mengurusi minuman raja dan yang
seorang lagi tukang buat roti.
|
|
12. Yusuf
|
|
37. Yusuf berkata: "Tidak disampaikan kepada kamu
berdua makanan yang akan diberikan kepadamu melainkan aku telah dapat
menerangkan jenis makanan itu, sebelum makanan itu sampai kepadamu. Yang
demikian itu adalah sebagian dari apa yang diajarkan kepadaku oleh Tuhanku.
Sesungguhnya aku telah meninggalkan agama orang-orang yang tidak beriman
kepada Allah, sedang mereka ingkar kepada hari kemudian.
|
|
12. Yusuf
|
|
38. Dan aku pengikut agama bapak-bapakku yaitu Ibrahim,
Ishak dan Ya'qub. Tiadalah patut bagi kami (para Nabi) mempersekutukan
sesuatu apapun dengan Allah. Yang demikian itu adalah dari karunia Allah
kepada kami dan kepada manusia (seluruhnya); tetapi kebanyakan manusia tidak
mensyukuri (Nya).
|
|
12. Yusuf
|
|
39. Hai kedua penghuni penjara, manakah yang baik,
tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah Yang Maha Esa lagi Maha
Perkasa?
|
|
12. Yusuf
|
|
40. Kamu tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya
(menyembah) nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya. Allah
tidak menurunkan suatu keteranganpun tentang nama-nama itu. Keputusan itu
hanyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah
selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak
mengetahui."
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar