|
16. An Nahl
|
|
81. Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa
yang telah Dia ciptakan, dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di
gunung-gunung, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas
dan pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam peperangan. Demikianlah
Allah menyempurnakan nikmat-Nya atasmu agar kamu berserah diri (kepada-Nya).
|
|
16. An Nahl
|
|
82. Jika mereka tetap berpaling, maka sesungguhnya
kewajiban yang dibebankan atasmu (Muhammad) hanyalah menyampaikan (amanat
Allah) dengan terang[834].
|
|
[834]. Maksudnya: Nabi Muhammad s.a.w. tidak dapat memberi
taufiq dan hidayah kepada seseorang sehingga dia beriman.
|
|
16. An Nahl
|
|
83. Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka
mengingkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir.
|
|
16. An Nahl
|
|
Tiap-tiap rasul menjadi saksi atas umatnya di hari kiamat
84. Dan (ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan dari
tiap-tiap umat seorang saksi (rasul), kemudian tidak diizinkan kepada
orang-orang yang kafir (untuk membela diri) dan tidak (pula) mereka
dibolehkan meminta ma'af.
|
|
16. An Nahl
|
|
85. Dan apabila orang-orang zalim telah menyaksikan azab,
maka tidaklah diringankan azab bagi mereka dan tidak puIa mereka diberi
tangguh.
|
|
16. An Nahl
|
|
86. Dan apabila orang-orang yang mempersekutukan (Allah)
melihat sekutu-sekutu mereka[835], mereka berkata: "Ya Tuhan kami mereka inilah
sekutu-sekutu kami yang dahulu kami sembah selain dari Engkau." Lalu
sekutu-sekutu mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya kamu
benar-benar orang-orang yang dusta."
|
|
[835]. Yang dimaksud dengan sekutu di
sini ialah apa-apa yang mereka sembah selain Allah atau syaitan-syaitan yang
menganjurkan mereka menyembah berhala.
|
|
16. An Nahl
|
|
87. Dan mereka menyatakan ketundukannya kepada Allah pada
hari itu dan hilanglah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan[836].
|
|
[836]. Yang mereka ada-adakan itu ialah kepercayaan, bahwa
Allah mempunyai sekutu-sekutu dan sekutu-sekutu itu dapat memberi syafa'at
kepada mereka di samping Allah s.w.t.
|
|
16. An Nahl
|
|
88. Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari
jalan Allah, Kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan[837] disebabkan mereka selalu
berbuat kerusakan.
|
|
[837]. Maksudnya: siksaan yang berlipat ganda.
|
|
16. An Nahl
|
|
89. (Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada
tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami
datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami
turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan
petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.
|
|
16. An Nahl
|
|
Pokok-pokok akhlak yang baik
90. Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan
berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari
perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu
agar kamu dapat mengambil pelajaran.
|
|
16. An Nahl
|
|
91. Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu
berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu, sesudah
meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap
sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.
|
|
16. An Nahl
|
|
92. Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang
menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai
kembali, kamu menjadikan sumpah (perjanjian) mu sebagai alat penipu di
antaramu, disebabkan adanya satu golongan yang lebih banyak jumlahnya dari
golongan yang lain[838]. Sesungguhnya Allah hanya menguji kamu dengan hal itu. Dan
sesungguhnya di hari kiamat akan dijelaskan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu
perselisihkan itu.
|
|
[838]. Kaum muslimin yang jumlahnya masih sedikit itu
telah mengadakan perjanjian yang kuat dengan Nabi di waktu mereka melihat
orang-orang Quraisy berjumlah banyak dan berpengalaman cukup, lalu timbullah
keinginan mereka untuk membatalkan perjanjian dengan Nabi Muhammad s.a.w.
itu. Maka perbuatan yang demikian itu dilarang oleh Allah s.w.t.
|
|
16. An Nahl
|
|
93. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan
kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya
dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu
akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan.
|
|
16. An Nahl
|
|
94. Dan janganlah kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai
alat penipu di antaramu, yang menyebabkan tergelincir kaki (mu) sesudah kokoh
tegaknya, dan kamu rasakan kemelaratan (di dunia) karena kamu menghalangi
(manusia) dari jalan Allah; dan bagimu azab yang besar.
|
|
16. An Nahl
|
|
95. Dan janganlah kamu tukar perjanjianmu dengan Allah
dengan harga yang sedikit (murah), sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah,
itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
|
|
16. An Nahl
|
|
96. Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di
sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada
orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah
mereka kerjakan.
|
|
16. An Nahl
|
|
97. Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik
laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami
berikan kepadanya kehidupan yang baik[839] dan sesungguhnya akan Kami beri
balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah
mereka kerjakan.
|
|
[839]. Ditekankan dalam ayat ini bahwa laki-laki dan
perempuan dalam Islam mendapat pahala yang sama dan bahwa amal saleh harus
disertai iman.
|
|
16. An Nahl
|
|
98. Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta
perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.
|
|
16. An Nahl
|
|
99. Sesungguhnya syaitan itu tidak ada kekuasaannya atas
orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya.
|
|
16. An Nahl
|
|
100. Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas
orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang
mempersekutukannya dengan Allah.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar