|
14. Ibrahim
|
|
Muqaddimah
|
|
Surat Ibrahim ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah. Dinamakan Ibrahim, karena surat ini mengandung doa Nabi Ibrahim a.s. yaitu ayat 35 sampai dengan 41. Do'a ini isinya antara lain: permohonan agar keturunannya mendirikan shalat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur. Doa Nabi Ibrahim a.s. ini telah diperkenankan oleh Allah s.w.t. sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang. Do'a tersebut dipanjatkan beliau ke hadirat Allah s.w.t. sesudah selesai membina Ka'bah bersama puteranya Ismail a.s., di dataran tanah Mekah yang tandus. Pokok-pokok isinya: 1. Keimanan: Al Quran adalah pembimbing manusia ke jalan Allah; segala sesuatu dalam alam ini kepunyaan Allah; keingkaran manusia terhadap Allah tidaklah mengurangi kesempurnaan-Nya; nabi-nabi membawa mukjizat atas izin Allah semata-mata; Allah kuasa mematikan manusia dan membangkitkannya kembali dalam bentuk baru; ilmu Allah meliputi yang lahir dan yang bathin. 2. Hukum-hukum: Perintah mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian harta baik secara rahasia maupun secara terang-terangan. 3. Kisah-kisah: Kisah Nabi Musa a.s. dengan kaumnya, serta kisah para rasul zaman dahulu. 4. Dan lain-lain: Sebabnya rasul-rasul diutus dengan bahasa kaumnya sendiri; perumpamaan tentang perbuatan dan perkataan yang hak dengan yang bathil; kejadian langit dan bumi mengandung hikmah-hikmah; macam-macam nikmat Allah kepada manusia dan janji Allah kepada hamba-hamba yang mensyukuriNya. |
|
14. Ibrahim
|
|
IBRAHIM
SURAT KE 14 : 52 ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang
WAHYU ILAHI MENGHAPUS KEGELAPAN Al Quran menunjuki semua umat manusia ke jalan yang terang
1. Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan
kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya
terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang
Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.
|
|
14. Ibrahim
|
|
2. Allah-lah yang memiliki segala apa yang di langit dan
di bumi. Dan kecelakaanlah bagi orang-orang kafir karena siksaan yang sangat
pedih,
|
|
14. Ibrahim
|
|
3. (yaitu) orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia
dari pada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan
Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam
kesesatan yang jauh.
|
|
14. Ibrahim
|
|
Musa a.s. dan rasul-rasul sebelum Nabi Muhammad s.a.w. adalah pemimpin kaum mereka masing-masing
4. Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan
bahasa kaumnya[779], supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada
mereka. Maka Allah menyesatkan[780] siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada
siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha
Bijaksana.
|
|
[779]. Al Quran diturunkan dalam bahasa Arab itu, bukanlah
berarti bahwa Al Qu'an untuk bangsa Arab saja tetapi untuk seluruh manusia.
[780]. Lihat no. [34]. |
|
14. Ibrahim
|
|
5. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan
membawa ayat-ayat Kami, (dan Kami perintahkan kepadanya): "Keluarkanlah
kaummu dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dan ingatkanlah
mereka kepada hari-hari Allah[781]." Sesunguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda
(kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.
|
|
[781]. Yang dimaksud dengan hari-hari Allah ialah
peristiwa yang telah terjadi pada kaum-kaum dahulu serta nikmat dan siksa
yang dialami mereka.
|
|
14. Ibrahim
|
|
6. Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya:
"Ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia menyelamatkan kamu dari
(Fir'aun dan) pengikut-pengikutnya, mereka menyiksa kamu dengan siksa yang
pedih, mereka menyembelih anak-anak laki-lakimu, membiarkan hidup anak-anak
perempuanmu; dan pada yang demikian itu ada cobaan yang besar dari
Tuhanmu."
|
|
14. Ibrahim
|
|
7. Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan;
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat)
kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku
sangat pedih."
|
|
14. Ibrahim
|
|
SIKAP UMAT MANUSIA MENGHADAPI AJARAN RASUL Tiap kebenaran pada permulaannya ditolak
8. Dan Musa berkata: "Jika kamu dan orang-orang yang
ada di muka bumi semuanya mengingkari (nikmat Allah) maka sesungguhnya Allah
Maha Kaya[782] lagi Maha Terpuji."
|
|
[782]. Maksudnya: Allah tidak memerlukan syukur
hamba-hamba-Nya.
|
|
14. Ibrahim
|
|
9. Belumkah sampai kepadamu berita orang-orang sebelum
kamu (yaitu) kaum Nuh, 'Ad, Tsamud dan orang-orang sesudah mereka. Tidak ada
yang mengetahui mereka selain Allah. Telah datang rasul-rasul kepada mereka
(membawa) bukti-bukti yang nyata lalu mereka menutupkan tangannya ke mulutnya
(karena kebencian), dan berkata: "Sesungguhnya kami mengingkari apa yang
kamu disuruh menyampaikannya (kepada kami), dan sesungguhnya kami benar-benar
dalam keragu-raguan yang menggelisahkan terhadap apa yang kamu ajak kami
kepadanya."
|
|
14. Ibrahim
|
|
10. Berkata rasul-rasul mereka: "Apakah ada
keragu-raguan terhadap Allah, Pencipta langit dan bumi? Dia menyeru kamu untuk
memberi ampunan kepadamu dari dosa-dosamu dan menangguhkan (siksaan)mu sampai
masa yang ditentukan?" Mereka berkata: "Kamu tidak lain hanyalah
manusia seperti kami juga. Kamu menghendaki untuk menghalang-halangi
(membelokkan) kami dari apa yang selalu disembah nenek moyang kami, karena
itu datangkanlah kepada kami, bukti yang nyata."
|
|
14. Ibrahim
|
|
11. Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka: "Kami
tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia
kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan tidak patut
bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah.
Dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakkal.
|
|
14. Ibrahim
|
|
12. Mengapa kami tidak akan bertawakkal kepada Allah
padahal Dia telah menunjukkan jalan kepada kami, dan kami sungguh-sungguh
akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan kepada kami. Dan
hanya kepada Allah saja orang-orang yang bertawakkal itu, berserah
diri."
|
|
14. Ibrahim
|
|
Akibat yang diderita oleh kaum yang menolak kebenaran
13. Orang-orang kafir berkata kepada Rasul-rasul mereka:
"Kami sungguh-sungguh akan mengusir kamu dari negeri kami atau kamu
kembali kepada agama kami." Maka Tuhan mewahyukan kepada mereka: "Kami
pasti akan membinasakan orang- orang yang zalim itu,
|
|
14. Ibrahim
|
|
14. dan Kami pasti akan menempatkan kamu di negeri-negeri
itu sesudah mereka. Yang demikian itu (adalah untuk) orang-orang yang takut
(akan menghadap) kehadirat-Ku dan yang takut kepada ancaman-Ku[783]."
|
|
[783]. menghadap ke hadirat Allah ialah
pertemuan dengan Allah SWT pada hari kiamat untuk dihisab.
|
|
14. Ibrahim
|
|
15. Dan mereka memohon kemenangan (atas musuh-musuh
mereka) dan binasalah semua orang yang berlaku sewenang-wenang lagi keras
kepala,
|
|
14. Ibrahim
|
|
16. di hadapannya ada Jahannam dan dia akan diberi minuman
dengan air nanah,
|
|
14. Ibrahim
|
|
17. diminumnnya air nanah itu dan hampir dia tidak bisa
menelannya dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi
dia tidak juga mati, dan dihadapannya masih ada azab yang berat.
|
|
14. Ibrahim
|
|
18. Orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan-amalan
mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari yang
berangin kencang. Mereka tidak dapat mengambil manfaat sedikitpun dari apa
yang telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan
yang jauh.
|
|
14. Ibrahim
|
|
19. Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah
telah menciptakan langit dan bumi dengan hak[784]? Jika Dia menghendaki, niscaya Dia
membinasakan kamu dan mengganti(mu) dengan makhluk yang baru,
|
|
14. Ibrahim
|
|
20. dan yang demikian itu sekali-kali tidak sukar bagi
Allah.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar