|
13. Ar Ra'd
|
|
21. dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah
perintahkan supaya dihubungkan[771], dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang
buruk.
|
|
[771]. Yaitu mengadakan hubungan silaturahim dan tali
persaudaraan.
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
22. Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan
Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan
kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan
dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang
baik),
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
23. (yaitu) syurga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya
bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya,
isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke
tempat-tempat mereka dari semua pintu;
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
24. (sambil mengucapkan): "Salamun 'alaikum bima
shabartum"[772]. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.
|
|
[772]. Artinya: keselamatan atasmu berkat kesabaranmu
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
Diantara sifat dan perbuatan orang-orang yang ingkar kepada Allah
25. Orang-orang yang merusak janji Allah setelah
diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya
dihubungkan dan mengadakan kerusakan di bumi, orang-orang itulah yang
memperoleh kutukan dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk (Jahannam).
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
26. Allah meluaskan rezki dan menyempitkannya bagi siapa
yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal
kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan
(yang sedikit).
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
27. Orang-orang kafir berkata: "Mengapa tidak
diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya?"
Katakanlah: "Sesungguhnya Allah menyesatkan[773] siapa yang Dia kehendaki dan
menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya",
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
Ketenteraman hati orang-orang yang beriman serta pembalasan bagi mereka
28. (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka
manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati
Allah-lah hati menjadi tenteram.
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
29. Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi
mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
PENGUTUSAN RASUL-RASUL KEPADA UMAT MANUSIA MERUPAKAN SUNNAH ALLAH Allah mengutus Muhammad s.a.w. kepada umatnya sebagaimana Dia mengutus Rasul-rasul kepada umat-umat mereka
30. Demikianlah, Kami telah mengutus kamu pada suatu umat
yang sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumnya, supaya kamu membacakan
kepada mereka (Al Quran) yang Kami wahyukan kepadamu, padahal mereka kafir
kepada Tuhan Yang Maha Pemurah. Katakanlah: "Dia-lah Tuhanku tidak ada
Tuhan selain Dia; hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya aku
bertaubat."
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
Al Quran kitab yang menggoncangkan dunia
31. Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang
dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah
atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentulah Al
Quran itulah dia)[774]. Sebenarnya segala urusan itu adalah kepunyaan Allah. Maka
tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah
menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada
manusia semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana
disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat
kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak
menyalahi janji.
|
|
[774]. Dapat juga ayat ini diartikan: Dan
sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan membacanya gunung-gunung
dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang
yang sudah mati dapat bicara (namun mereka tidak juga akan beriman).
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
Penentang-penentang Rasul pasti akan hancur
32. Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa
rasul sebelum kamu, maka Aku beri tangguh kepada orang-orang kafir itu
kemudian Aku binasakan mereka. Alangkah hebatnya siksaan-Ku itu!
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
33. Maka apakah Tuhan yang menjaga setiap diri terhadap
apa yang diperbuatnya (sama dengan yang tidak demikian sifatnya)? Mereka
menjadikan beberapa sekutu bagi Allah. Katakanlah: "Sebutkanlah
sifat-sifat mereka itu." Atau apakah kamu hendak memberitakan kepada
Allah apa yang tidak diketahui-Nya di bumi, atau kamu mengatakan (tentang hal
itu) sekadar perkataan pada lahirnya saja. Sebenarnya orang-orang kafir itu
dijadikan (oleh syaitan) memandang baik tipu daya mereka dan dihalanginya
dari jalan (yang benar). Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka baginya
tak ada seorangpun yang akan memberi petunjuk.
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
34. Bagi mereka azab dalam kehidupan dunia dan
sesungguhnya azab akhirat adalah lebih keras dan tak ada bagi mereka seorang
pelindungpun dari (azab) Allah.
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
Gambaran syurga
35. Perumpamaan syurga yang dijanjikan kepada orang-orang
yang takwa ialah (seperti taman); mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya
tak henti-henti sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan
bagi orang-orang yang bertakwa, sedang tempat kesudahan bagi orang-orang
kafir ialah neraka.
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
Orang mukmin menerima Al Quran keseluruhannya
36. Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepada
mereka[775] bergembira dengan kitab yang diturunkan kepadamu, dan di
antara golongan-golongan (Yahudi dan Nasrani) yang bersekutu, ada yang
mengingkari sebahagiannya. Katakanlah "Sesungguhnya aku hanya diperintah
untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan sesuatupun dengan Dia. Hanya
kepada-Nya aku seru (manusia) dan hanya kepada-Nya aku kembali."
|
|
[775]. Yaitu orang-orang Yahudi yang telah masuk agama
Islam seperti Abdullah bin Salam dan orang-orang Nasara yang telah memeluk
agama Islam.
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
37. Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu
sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab[776]. Dan seandainya kamu mengikuti hawa
nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada
pelindung dan pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah.
|
|
[776]. Keistimewaan bahasa Arab itu antara lain ialah: 1.
sejak zaman dahulu kala hingga sekarang bahasa Arab itu merupakan bahasa yang
hidup, 2. bahasa Arab adalah bahasa yang lengkap dan luas untuk menjelaskan
tentang ketuhanan dan keakhiratan. 3. bentuk-bentuk kata dalam bahasa Arab
mempunyai tasrif (konjugasi) yang amat luas sehingga dapat mencapai 3000
bentuk peubahan, yang demikian tak terdapat dalam bahasa lain.
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
Hidup berkeluarga tidak berlawanan dengan kerasulan
38. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul
sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan.
Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat (mukjizat)
melainkan dengan izin Allah. Bagi tiap-tiap masa ada Kitab (yang tertentu)[777].
|
|
[777]. Tujuan ayat ini ialah pertama-tama untuk membantah
ejekan-ejekan terhadap Nabi Muhammad s.a.w. dari pihak musuh-musuh beliau,
karena hal itu merendahkan martabat kenabian. Keduanya untuk membantah
pendapat mereka bahwa seorang rasul itu dapat melakukan mukjizat yang
diberikan Allah kepada rasul-Nya bilamana diperlukan, bukan untuk dijadikan
permainan. Bagi tiap-tiap rasul itu ada Kitabnya yang sesuai dengan keadaan
masanya.
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
Tiap-tiap masa mempunyai tantangan dan jawabannya sendiri-sendiri
39. Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan
menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab
(Lauh mahfuzh).
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
40. Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebahagian (siksa)
yang Kami ancamkan kepada mereka atau Kami wafatkan kamu (hal itu tidak
penting bagimu) karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang
Kami-lah yang menghisab amalan mereka.
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
41. Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya
Kami mendatangi daerah-daerah (orang-orang kafir), lalu Kami kurangi
daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah
menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak
ketetapan-Nya; dan Dia-lah Yang Maha cepat hisab-Nya.
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
42. Dan sungguh orang-orang kafir yang sebelum mereka
(kafir Mekah) telah mengadakan tipu daya, tetapi semua tipu daya itu adalah dalam
kekuasaan Allah. Dia mengetahui apa yang diusahakan oleh setiap diri, dan
orang-orang kafir akan mengetahui untuk siapa tempat kesudahan (yang baik)
itu.
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
43. Berkatalah orang-orang kafir: "Kamu bukan seorang
yang dijadikan Rasul." Katakanlah: "Cukuplah Allah menjadi saksi
antaraku dan kamu, dan antara orang yang mempunyai ilmu Al Kitab"[778].
|
|
[778]. Yaitu ulama-ulama ahli Kitab yang memeluk agama
Islam.
|
|
13. Ar Ra'd
|
|
Penutup
|
|
Surat Ar-Ra'd lebih banyak menitik beratkan pada pembuktian kebenaran keesaan Allah, kepastian akan terjadinya hari berbangkit. Dijelaskan pula tugas-tugas para rasul dan kebenaran dari kitab-kitab suci yang dibawa mereka. Terhadap mereka yang ingkar dan memusuhi para nabi-nabi itu, diterangkan bahwa mereka pasti mengalami kegagalan dan kehancuran. HUBUNGAN SURAT AR RA'D DENGAN SURAT IBRAHIM 1. Dalam surat Ar Ra'd disebutkan bahwa Al Quran itu diturunkan dalam bahasa Arab, sebagai pemisah antara yang baik dengan yang bathil, sedangkan hikmah menurunkan dalam bahasa Arab itu belum dijelaskan. Dalam surat Ibrahim hikmah itu dijelaskan. 2. Dalam surat Ar Ra'd Allah mengatakan bahwa seorang rasul tak akan dapat melakukan suatu mukjizat tanpa izin dari Allah, maka dalam surat Ibrahim para rasul menegaskan bahwa beliau-beliau adalah manusia biasa, tak dapat mendatangkan suatu mukjizat tanpa izin Allah. 3. Dalam surat Ar Ra'd disebutkan bahwa Nabi Muhammad s.a.w. menyerukan agar manusia bertawakkal kepada Allah, dan dalam surat Ibrahim, Nabi Muhammad s.a.w. menerangkan bahwa para rasul bertawakkal hanya kepada Allah. 4. Dalam surat Ar Ra'd Allah menyebutkan perbuatan-perbuatan makar orang-orang kafir, maka di surat Ibrahim diulangi lagi, dan disebutkan pula sifat-sifat mereka yang tidak tersebut dalam surat Ar Ra'd itu. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar