No. Hadist: 304
Bab: Kencing binatan yang dagingnya
dimakan
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ
بْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحِيمِ
قَالَ حَدَّثَنِي زَيْدُ بْنُ أَبِي أُنَيْسَةَ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ مُصَرِّفٍ عَنْ
يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَدِمَ أَعْرَابٌ مِنْ
عُرَيْنَةَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَسْلَمُوا
فَاجْتَوَوْا الْمَدِينَةَ حَتَّى اصْفَرَّتْ أَلْوَانُهُمْ وَعَظُمَتْ بُطُونُهُمْ
فَبَعَثَ بِهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى لِقَاحٍ
لَهُ وَأَمَرَهُمْ أَنْ يَشْرَبُوا مِنْ أَلْبَانِهَا وَأَبْوَالِهَا حَتَّى
صَحُّوا فَقَتَلُوا رَاعِيَهَا وَاسْتَاقُوا الْإِبِلَ فَبَعَثَ نَبِيُّ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي طَلَبِهِمْ فَأُتِيَ بِهِمْ فَقَطَعَ
أَيْدِيَهُمْ وَأَرْجُلَهُمْ وَسَمَرَ أَعْيُنَهُمْ قَالَ أَمِيرُ الْمُؤْمِنِينَ
عَبْدُ الْمَلِكِ لِأَنَسٍ وَهُوَ يُحَدِّثُهُ هَذَا الْحَدِيثَ بِكُفْرٍ أَمْ
بِذَنْبٍ قَالَ بِكُفْرٍ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ لَا نَعْلَمُ أَحَدًا قَالَ
عَنْ يَحْيَى عَنْ أَنَسٍ فِي هَذَا الْحَدِيثِ غَيْرَ طَلْحَةَ وَالصَّوَابُ
عِنْدِي وَاللَّهُ تَعَالَى أَعْلَمُ يَحْيَى عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ
مُرْسَلٌ
Telah mengabarkan kepada kami
Muhammad bin
Wahab Telah
menceritakan kepada kami Muhammad bin Salamah dari Abu Abdurrahim dia berkata; Telah menceritakan kepadaku
Zaid bin Abu
Unaisah dari
Thalhah bin
Musharrif
dari Yahya
bin Sa'id
dari Anas bin
Malik dia
berkata; "Sekelompok Arab Badui dari suku Urainah datang kepada Nabi shallallahu
'alaihi wasallam, mereka masuk Islam dan tidak suka tinggal di Madinah -karena
wabah demam yang menjangkitnya- hingga menguninglah warna mereka dan perut
mereka membesar. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengirimkan
seekor unta perahannya kepada mereka, dan menyuruh mereka minum susu dan air
kencingnya sampai mereka sehat. -Namun- kemudian mereka membunuh penggembala
unta tersebut dan menggiring unta tersebut. Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam lalu mengirim orang untuk mencarinya, dan mereka dapat diseret kepada
beliau. Kemudian beliau memotong tangan dan kaki mereka serta menusuk mata
mereka dengan paku." Amir Mukminin Abdul Malik bertanya kepada Anas; Apakah
karena kesalahan mereka atau karena kekufuran? Anas menjawab; karena kekufuran.
Abu Abdurrahman berkata; kami tidak mengetahui seorangpun mengenai hadits ini
yang mengatakan dari Yahya dari Anas kecuali Thalhah. Menurut saya yang benar
adalah -Wallahu A'lam- dari Yahya dari Sa'id bin Al Musayyab dengan bentuk
mursal.
No. Hadist: 305
Bab: Kotoran binatang yang dagingnya
dimakan mengenai pakaian
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ
بْنُ عُثْمَانَ بْنِ حَكِيمٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ يَعْنِي ابْنَ مَخْلَدٍ
قَالَ حَدَّثَنَا عَلِيٌّ وَهُوَ ابْنُ صَالِحٍ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَمْرِو
بْنِ مَيْمُونٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ فِي بَيْتِ الْمَالِ قَالَ كَانَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي عِنْدَ الْبَيْتِ
وَمَلَأٌ مِنْ قُرَيْشٍ جُلُوسٌ وَقَدْ نَحَرُوا جَزُورًا فَقَالَ بَعْضُهُمْ
أَيُّكُمْ يَأْخُذُ هَذَا الْفَرْثَ بِدَمِهِ ثُمَّ يُمْهِلُهُ حَتَّى يَضَعَ
وَجْهَهُ سَاجِدًا فَيَضَعُهُ يَعْنِي عَلَى ظَهْرِهِ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ
فَانْبَعَثَ أَشْقَاهَا فَأَخَذَ الْفَرْثَ فَذَهَبَ بِهِ ثُمَّ أَمْهَلَهُ
فَلَمَّا خَرَّ سَاجِدًا وَضَعَهُ عَلَى ظَهْرِهِ فَأُخْبِرَتْ فَاطِمَةُ بِنْتُ
رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ جَارِيَةٌ فَجَاءَتْ
تَسْعَى فَأَخَذَتْهُ مِنْ ظَهْرِهِ فَلَمَّا فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ قَالَ
اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِقُرَيْشٍ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِأَبِي
جَهْلِ بْنِ هِشَامٍ وَشَيْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ وَعُتْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ
وَعُقْبَةَ بْنِ أَبِي مَعِيطٍ حَتَّى عَدَّ سَبْعَةً مِنْ قُرَيْشٍ قَالَ عَبْدُ
اللَّهِ فَوَالَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْهِ الْكِتَابَ لَقَدْ رَأَيْتُهُمْ صَرْعَى
يَوْمَ بَدْرٍ فِي قَلِيبٍ وَاحِدٍ
Telah mengabarkan kepada kami
Ahmad bin
Utsman bin Hakim dia berkata; Telah menceritakan kepada kami
Khalid aitu
Ibnu Makhlad
dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Ali yaitu Ibnu Shalih dari Abu Ishaq dari Amr bin Maimun dia berkata; Telah menceritakan kepada
kami Abdullah -di Baitul Mal- dia berkata; "Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam shalat di Baitullah, sedangkan pembesar-pembesar
Quraisy sedang duduk-duduk, dan mereka menyembelih seekor kambing. ' Salah satu
dari mereka mengajukan usul, "Siapa diantara kalian yang berani mengambil
kotorannya dengan darahnya, kemudian berjalan pelan-pelan hingga Muhammad sujud
lalu meletakkannya di punggungnya?" Abdullah berkata, "Lalu bangkitlah orang
yang paling jahat di antara mereka untuk mengambil kotoran hewan tersebut dan
membawanya dengan pelan-pelan. Saat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
sujud, dia meletakkannya di atas punggung beliau. Fatimah binti Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam diberitahu hal tersebut -saat itu dia masih remaja-
maka dia langsung berusaha mengambil kotoran tersebut dari punggung beliau.
Tatkala selesai dari shalatnya, beliau bersabda, 'Ya Allah, orang-orang Quraisy
ini kupasrahkan kepada-Mu -beliau mengulanginya sebanyak tiga kali- kupasrahkan
kepadamu Abu Jahal, Syaibah bin Rabi'ah, Uqbah bin Abu Mu'ith sampai -perawi-
menghitung tujuh orang dari orang Quraisy." Abdullah berkata; "Demi yang
menurunkan Al Kitab kepadanya, kamu lihat mereka terbunuh pada perang Badar
dalam satu sumur."
No. Hadist: 306
Bab: Ludah mengenai
pakaian
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ
بْنُ حُجْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ
النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذَ طَرَفَ رِدَائِهِ فَبَصَقَ
فِيهِ فَرَدَّ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ
Telah mengabarkan kepada kami
Ali bin
Hujr dia
berkata; Telah menceritakan kepada kami Ismail dari Humaid dari Anas bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
pernah mengambil ujung selendangnya lalu meludah padanya, kemudian melipat
sebagian pada sebagian yang lain.
No. Hadist: 307
Bab: Ludah mengenai
pakaian
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ
بْنُ بَشَّارٍ عَنْ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ الْقَاسِمَ
بْنَ مِهْرَانَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ
النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلَا
يَبْزُقْ بَيْنَ يَدَيْهِ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ وَلَكِنْ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ
تَحْتَ قَدَمِهِ وَإِلَّا فَبَزَقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
هَكَذَا فِي ثَوْبِهِ وَدَلَكَهُ
Telah mengabarkan kepada kami
Muhammad bin
Basyar dari
Muhammad dia berkata; Telah menceritakan kepada kami
Syu'bah dia berkata; Saya mendengar
Al Qasim bin
Mihran
berkata; dan Abu Rafi' dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau
bersabda: "Jika salah seorang dari kalian shalat, maka jangan meludah di depan
dan di samping kanannya, tetapi meludahlah di sebelah kirinya atau di bawah
telapak kakinya. Jika tidak, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
meludah seperti ini di bajunya, lalu menggosoknya.
No. Hadist: 308
Bab: Sejarah
tayammum
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ
عَنْ مَالِكٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ
قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي
بَعْضِ أَسْفَارِهِ حَتَّى إِذَا كُنَّا بِالْبَيْدَاءِ أَوْ ذَاتِ الْجَيْشِ
انْقَطَعَ عِقْدٌ لِي فَأَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
عَلَى الْتِمَاسِهِ وَأَقَامَ النَّاسُ مَعَهُ وَلَيْسُوا عَلَى مَاءٍ وَلَيْسَ
مَعَهُمْ مَاءٌ فَأَتَى النَّاسُ أَبَا بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالُوا
أَلَا تَرَى مَا صَنَعَتْ عَائِشَةُ أَقَامَتْ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِالنَّاسِ وَلَيْسُوا عَلَى مَاءٍ وَلَيْسَ مَعَهُمْ مَاءٌ
فَجَاءَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاضِعٌ رَأْسَهُ عَلَى فَخِذِي قَدْ نَامَ فَقَالَ حَبَسْتِ
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالنَّاسَ وَلَيْسُوا عَلَى
مَاءٍ وَلَيْسَ مَعَهُمْ مَاءٌ قَالَتْ عَائِشَةُ فَعَاتَبَنِي أَبُو بَكْرٍ
وَقَالَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقُولَ وَجَعَلَ يَطْعُنُ بِيَدِهِ فِي خَاصِرَتِي
فَمَا مَنَعَنِي مِنْ التَّحَرُّكِ إِلَّا مَكَانُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى فَخِذِي فَنَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ حَتَّى أَصْبَحَ عَلَى غَيْرِ مَاءٍ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
آيَةَ التَّيَمُّمِ فَقَالَ أُسَيْدُ بْنُ حُضَيْرٍ مَا هِيَ بِأَوَّلِ
بَرَكَتِكُمْ يَا آلَ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ فَبَعَثْنَا الْبَعِيرَ الَّذِي كُنْتُ
عَلَيْهِ فَوَجَدْنَا الْعِقْدَ تَحْتَهُ
Telah mengabarkan kepada kami
Qutaibah dari Malik dari Abdurrahman bin Al
Qasim dari
Bapaknya dari Aisyah Radliyallahu'anha dia berkata; "Kami pernah
bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam sebagian perjalanannya,
dan saat kami sampai di Al Baida -atau di Dzatuljaisy-- kalungku hilang, maka
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berhenti untuk mencarinya dan para
sahabat juga ikut bersamanya. Mereka tidak mempunyai air dan juga Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam. Para sahabat datang kepada Abu Bakar
Radliyallhu'anhu dan berkata, 'Apakah kamu tidak melihat apa yang diperbuat
Aisyah?! Ia menghentikan (menahan) Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan
para sahabat, padahal mereka tidak pada tempat yang ada airnya dan mereka juga
tidak mempunyai air'. Abu Bakar Radliyallahu'anhu lalu datang (kepadaku) dan
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berbaring meletakkan kepalanya di atas
pahaku dan beliau tertidur. Ia berkata, 'Kamu menahan Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam dan manusia pada tempat yang tidak ada airnya dan mereka juga
tidak mempunyai air?" Aisyah berkata, "Abu Bakar mencelaku dan beliau mengatakan
sebagaimana yang dikehendaki Allah dan ia menekan lambungku dengan tangannya.
Tidak ada yang menghalangiku untuk bergerak kecuali keadaan Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam yang berada di atas pahaku! Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam tertidur hingga pagi, tanpa ada air. Kemudian Allah Azza wa
Jalla menurunkan ayat tayamum." Usaid bin Hudhair berkata; "Ini bukan keberkahan
keluargamu yang pertama wahai keluarga Abu Bakar!" Aisyah berkata, "Lalu kami
membangunkan unta yang kami tunggangi, dan kalung tersebut ternyata ada di
bawahnya."
No. Hadist: 309
Bab: Tayammum ketika tidak
bepergian
أَخْبَرَنَا الرَّبِيعُ
بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ اللَّيْثِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ
جَعْفَرِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ هُرْمُزَ عَنْ عُمَيْرٍ
مَوْلَى ابْنُ عَبَّاسٍ أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ أَقْبَلْتُ أَنَا وَعَبْدُ
اللَّهِ بْنُ يَسَارٍ مَوْلَى مَيْمُونَةَ حَتَّى دَخَلْنَا عَلَى أَبِي جُهَيْمِ
بْنِ الْحَارِثِ بْنِ الصِّمَّةِ الْأَنْصَارِيِّ فَقَالَ أَبُو جُهَيْمٍ أَقْبَلَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ نَحْوِ بِئْرِ الْجَمَلِ
وَلَقِيَهُ رَجُلٌ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ حَتَّى أَقْبَلَ عَلَى الْجِدَارِ فَمَسَحَ
بِوَجْهِهِ وَيَدَيْهِ ثُمَّ رَدَّ عَلَيْهِ السَّلَامَ
Telah mengabarkan kepada kami
Ar-Rabi' bin
Sulaiman dia
berkata; Telah menceritakan kepada kami Syu'aib bin Al-Laits dari Bapaknya dari Ja'far bin Rabi'ah dari Abdurrahman bin
Hurmuz dari
Umair -budak Ibnu Abbas- bahwa dia mendengar Ibnu Abbas
berkata; "Aku dan Abdullah bin Yasar -budak Maimunah- datang menemui Abu Juhaim
bin Al Harits bin Ash Shammah Al Anshari." Abu Juhaim berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
datang dari arah sumur Jamal dan beliau berjumpa dengan seorang laki-laki. Ia
memberi salam, namun Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak menjawabnya
hingga beliau menghadap dinding lalu mengusap wajah dan keduanya tangannya, baru
kemudian beliau membalas salam."
No. Hadist:
310
Bab: Tayammum ketika tidak
bepergian
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ
بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سَلَمَةَ
عَنْ ذَرٍّ عَنْ ابْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَجُلًا
أَتَى عُمَرَ فَقَالَ إِنِّي أَجْنَبْتُ فَلَمْ أَجِدْ الْمَاءَ قَالَ عُمَرُ لَا
تُصَلِّ فَقَالَ عَمَّارُ بْنُ يَاسِرٍ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ أَمَا تَذْكُرُ
إِذْ أَنَا وَأَنْتَ فِي سَرِيَّةٍ فَأَجْنَبْنَا فَلَمْ نَجِدْ الْمَاءَ فَأَمَّا
أَنْتَ فَلَمْ تُصَلِّ وَأَمَّا أَنَا فَتَمَعَّكْتُ فِي التُّرَابِ فَصَلَّيْتُ
فَأَتَيْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْنَا ذَلِكَ لَهُ
فَقَالَ إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ فَضَرَبَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ يَدَيْهِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ نَفَخَ فِيهِمَا ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا
وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ وَسَلَمَةُ شَكَّ لَا يَدْرِي فِيهِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ
أَوْ إِلَى الْكَفَّيْنِ فَقَالَ عُمَرُ نُوَلِّيكَ مَا تَوَلَّيْتَ
Telah mengabarkan kepada kami
Muhammad bin
Basyar dia
berkata; Telah menceritakan kepada kami Muhammad berkata; Telah menceritakan kepada kami
Syubah dari Salamah dari Dzar dari Ibnu Abdurrahman bin
Abza dari
bapaknya, bahwa ada seseorang yang datang kepada Umar dan
berkata, "Aku junub dan aku tidak mendapati air?" Umar berkata, "Jangan shalat."
Ammar bin
Yasir
berkata; "Wahai Amirul Mukminin, apa kamu tidak ingat saat kita dalam pasukan
dan kita sama-sama junub, kemudian engkau tidak shalat sedangkan aku berguling
di debu lalu aku shalat. Lantas kita datang kepada Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam dan menceritakan hal tersebut kepala beliau, dan beliau
bersabda: "Cukuplah bagimu (tayamum) ". Lalu beliau menepukkan kedua tangannya
ke tanah dan meniup keduanya, lalu mengusap wajah dan kedua telapak tangannya
-perawi ragu, sampai siku-siku atau kedua telapak tangan-?" Umar berkata."Aku
memasrahkan kepadamu untuk berfatwa dengan ilmu yang kamu
ketahui."
No. Hadist: 311
Bab: Tayammum ketika tidak
bepergian
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ
بْنُ عُبَيْدِ بْنِ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِي
إِسْحَقَ عَنْ نَاجِيَةَ بْنِ خُفَافٍ عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ قَالَ أَجْنَبْتُ
وَأَنَا فِي الْإِبِلِ فَلَمْ أَجِدْ مَاءً فَتَمَعَّكْتُ فِي التُّرَابِ تَمَعُّكَ
الدَّابَّةِ فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
فَأَخْبَرْتُهُ بِذَلِكَ فَقَالَ إِنَّمَا كَانَ يَجْزِيكَ مِنْ ذَلِكَ
التَّيَمُّمُ
Telah mengabarkan kepada kami
Muhammad bin
Ubaid bin Muhammad dia berkata; Telah menceritakan kepada kami
Abu
Ahwash dari
Abu
Ishaq dari
Najiyah bin
Khufaf dari
Ammar bin
Yasir dia
berkata; "Aku pernah junub dan aku di atas unta. Aku tidak mendapatkan air, maka
aku lalu berguling-guling di debu seperti hewan yang sedang berguling-guling.
Kemudian aku datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan
mengabarkan hal tersebut kepada beliau. Beliau shallallahu 'alaihi wasallam
kemudian bersabda,: "Cukuplah bagimu bertayamum."
No. Hadist: 312
Bab: Tayammum ketika
safar
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ
بْنُ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ
قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ
اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ عَمَّارٍ
قَالَ عَرَّسَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأُولَاتِ
الْجَيْشِ وَمَعَهُ عَائِشَةُ زَوْجَتُهُ فَانْقَطَعَ عِقْدُهَا مِنْ جَزْعِ
ظِفَارِ فَحُبِسَ النَّاسُ ابْتِغَاءَ عِقْدِهَا ذَلِكَ حَتَّى أَضَاءَ الْفَجْرُ
وَلَيْسَ مَعَ النَّاسِ مَاءٌ فَتَغَيَّظَ عَلَيْهَا أَبُو بَكْرٍ فَقَالَ حَبَسْتِ
النَّاسَ وَلَيْسَ مَعَهُمْ مَاءٌ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ رُخْصَةَ
التَّيَمُّمِ بِالصَّعِيدِ قَالَ فَقَامَ الْمُسْلِمُونَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضَرَبُوا بِأَيْدِيهِمْ الْأَرْضَ ثُمَّ
رَفَعُوا أَيْدِيَهُمْ وَلَمْ يَنْفُضُوا مِنْ التُّرَابِ شَيْئًا فَمَسَحُوا بِهَا
وُجُوهَهُمْ وَأَيْدِيَهُمْ إِلَى الْمَنَاكِبِ وَمِنْ بُطُونِ أَيْدِيهِمْ إِلَى
الْآبَاطِ
Telah mengabarkan kepada kami
Muhammad bin
Yahya bin Abdullah dia berkata; Telah menceritakan kepada kami
Ya'qub bin
Ibrahim dia
berkata; Telah menceritakan kepada kami Bapaku dari Shalih dari Ibnu Syihab berkata; Telah menceritakan kepada kami
Ubaidullah
bin Abdullah bin Utbah dari Ibnu Abbas dari Ammar dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam mengistirahatkan pasukannya dan beliau bersama Aisyah -istrinya- dan
ternyata kalungnya yang dari Akik Zhifar (daerah di Yaman), terputus, maka
orang-orang mencari kalung tersebut hingga terbit fajar, sedangkan orang-orang
tidak mempunyai air. Abu Bakar marah kepada Aisyah dan berkata, "Kamu
menyebabkan manusia tertahan, padahal mereka tidak mempunyai air!" Lalu Allah
Azza wa Jalla menurunkan keringanan tayamum dengan debu. Ammar berkata, "Lalu
orang-orang berdiri bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, mereka
menepukkan kedua tangan ke tanah, kemudian mengangkat tangan tanpa menghilangkan
debu sedikitpun, dan mengusapkannya ke wajah dan tangan sampai siku-siku, dan
dari telapak tangan mereka sampai ke ketiak."
No. Hadist: 313
Bab: Konflik masalah tekhnik
tayammum
أَخْبَرَنَا
الْعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ الْعَنْبَرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ
اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ قَالَ حَدَّثَنَا جُوَيْرِيَةُ عَنْ مَالِكٍ
عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ
أَنَّهُ أَخْبَرَهُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ قَالَ تَيَمَّمْنَا
مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالتُّرَابِ فَمَسَحْنَا
بِوُجُوهِنَا وَأَيْدِينَا إِلَى الْمَنَاكِبِ
Telah mengabarkan kepada kami
Al Abbas bin
Abdul 'Azhim Al Anbari dia berkata; Telah menceritakan kepada kami
Abdullah bin
Muhammad bin Asma' dia berkata; Telah menceritakan kepada kami
Juwairiyah dari Malik dari Az-Zuhri dari Ubaidillah bin Abdullah bin
'Utbah bahwa
dia telah mengabarkan kepadanya dari Bapaknya dari Ammar bin Yasir dia berkata; "Kami tayamum bersama
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan debu. Kami mengusap wajah dan
tangan sampai ke bahu."
No. Hadist: 314
Bab: Cara pertama tayammum dan meniup
kedua tangan
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ
بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ
عَنْ سَلَمَةَ عَنْ أَبِي مَالِكٍ وَعَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ
بْنِ أَبْزَى عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى قَالَ كُنَّا عِنْدَ عُمَرَ
فَأَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ رُبَّمَا نَمْكُثُ الشَّهْرَ
وَالشَّهْرَيْنِ وَلَا نَجِدُ الْمَاءَ فَقَالَ عُمَرُ أَمَّا أَنَا فَإِذَا لَمْ
أَجِدْ الْمَاءَ لَمْ أَكُنْ لِأُصَلِّيَ حَتَّى أَجِدَ الْمَاءَ فَقَالَ عَمَّارُ
بْنُ يَاسِرٍ أَتَذْكُرُ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ حَيْثُ كُنْتَ بِمَكَانِ كَذَا
وَكَذَا وَنَحْنُ نَرْعَى الْإِبِلَ فَتَعْلَمُ أَنَّا أَجْنَبْنَا قَالَ نَعَمْ
أَمَّا أَنَا فَتَمَرَّغْتُ فِي التُّرَابِ فَأَتَيْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضَحِكَ فَقَالَ إِنْ كَانَ الصَّعِيدُ لَكَافِيكَ وَضَرَبَ
بِكَفَّيْهِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ نَفَخَ فِيهِمَا ثُمَّ مَسَحَ وَجْهَهُ وَبَعْضَ
ذِرَاعَيْهِ فَقَالَ اتَّقِ اللَّهَ يَا عَمَّارُ فَقَالَ يَا أَمِيرَ
الْمُؤْمِنِينَ إِنْ شِئْتَ لَمْ أَذْكُرْهُ قَالَ وَلَكِنْ نُوَلِّيكَ مِنْ ذَلِكَ
مَا تَوَلَّيْتَ
Telah mengabarkan kepada kami
Muhammad bin
Basyar dia
berkata; Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman berkata; Telah menceritakan kepada kami
Sufyan dari Salamah dari Abu Malik dan Abdullah bin Abdurrahman bin
Abza dari
Abdurrahman
bin Abza
berkata; "Kami sedang di sisi Umar, lalu datang laki-laki dan berkata, 'Wahai
Amirul Mukminin, kadang kita melakukan perjalanan selama satu atau dua bulan dan
tidak mendapatkan air? ' Umar menjawab, "Jika aku tidak mendapatkan air maka aku
tidak shalat hingga mendapatkannya" Ammar berkata, "Wahai Amirul Mukminin, apakah kamu
ingat tatkala berada di suatu daerah dan kita sedang menggembala unta, engkau
mengetahui bahwa kita junub?" Ia menjawab, "Ya" Maka aku berguling-guling di
tanah, lalu kita datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan beliau
tertawa lantas bersabda, 'Bila itu debu, maka itu telah mencukupi kalian'.
Kemudian beliau menepukkan kedua telapak tangannya ke tanah lalu meniupkannya,
dan mengusapkannya ke wajah dan sebagian lengannya?" Umar berkata, "Ya Ammar,
bertakwalah kepada Allah!" Ammar menjawab, "Wahai Amirul Mukminin, bila engkau
mau maka aku tidak akan menyebutkannya." Umar berkata, "Tidak, tetapi kita
memasrahkan hal tersebut kepadamu."
No. Hadist: 315
Bab: Cara kedua
tayammum
أَخْبَرَنَا عَمْرُو
بْنُ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا بَهْزٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا
الْحَكَمُ عَنْ ذَرٍّ عَنْ ابْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ أَبِيهِ
أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ عَنْ التَّيَمُّمِ فَلَمْ يَدْرِ مَا
يَقُولُ فَقَالَ عَمَّارٌ أَتَذْكُرُ حَيْثُ كُنَّا فِي سَرِيَّةٍ فَأَجْنَبْتُ
فَتَمَعَّكْتُ فِي التُّرَابِ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّمَا يَكْفِيكَ هَكَذَا وَضَرَبَ شُعْبَةُ بِيَدَيْهِ عَلَى
رُكْبَتَيْهِ وَنَفَخَ فِي يَدَيْهِ وَمَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ وَكَفَّيْهِ مَرَّةً
وَاحِدَةً
Telah mengabarkan kepada kami
Amr bin
Yazid dia
berkata; Telah menceritakan kepada kami Bahaz berkata; Telah menceritakan kepada kami
Syu'bah berkata; Telah menceritakan kepada kami
Al
Hakam dari
Dzar dari Ibnu Abdurrahman bin
Abza dari
bapaknya, bahwa ada seseorang yang bertanya kepada Umar
bin Khattab tentang tayamum, sedangkan Umar tidak tahu apa yang dikatakan
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Ammar berkata, "Apakah engkau ingat tatkala kita dalam
suatu pasukan, lalu aku junub, sehingga aku berguling-guling di tanah. Aku
kemudian menjumpai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan beliau bersabda,
'Begini ini cukup bagimu?" Dia -Syu'bah (perawi) - mendemontrasikannya dengan
menepukkan kedua tangannya ke kedua lututnya, lalu meniup kedua tangan tersebut
dan mengusap wajah dan kedua telapak tangannya dengan kedua telapak tangannya
sekali.
No. Hadist: 316
Bab: Cara kedua
tayammum
أَخْبَرَنَا
إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ أَنْبَأَنَا خَالِدٌ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ عَنْ
الْحَكَمِ سَمِعْتُ ذَرًّا يُحَدِّثُ عَنْ ابْنِ أَبْزَى عَنْ أَبِيهِ قَالَ وَقَدْ
سَمِعَهُ الْحَكَمُ مِنْ ابْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنَ قَالَ أَجْنَبَ رَجُلٌ فَأَتَى
عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ إِنِّي أَجْنَبْتُ فَلَمْ أَجِدْ مَاءً قَالَ
لَا تُصَلِّ قَالَ لَهُ عَمَّارٌ أَمَا تَذْكُرُ أَنَّا كُنَّا فِي سَرِيَّةٍ
فَأَجْنَبْنَا فَأَمَّا أَنْتَ فَلَمْ تُصَلِّ وَأَمَّا أَنَا فَإِنِّي تَمَعَّكْتُ
فَصَلَّيْتُ ثُمَّ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ وَضَرَبَ شُعْبَةُ
بِكَفِّهِ ضَرْبَةً وَنَفَخَ فِيهَا ثُمَّ دَلَكَ إِحْدَاهُمَا بِالْأُخْرَى ثُمَّ
مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ فَقَالَ عُمَرُ شَيْئًا لَا أَدْرِي مَا هُوَ فَقَالَ إِنْ
شِئْتَ لَا حَدَّثْتُهُ وَذَكَرَ شَيْئًا فِي هَذَا الْإِسْنَادِ عَنْ أَبِي
مَالِكٍ وَزَادَ سَلَمَةَ قَالَ بَلْ نُوَلِّيَكَ مِنْ ذَلِكَ مَا
تَوَلَّيْتَ
Telah mengabarkan kepada kami
Ismail bin
Mas'ud Telah
memberitakan kepada kami Khalid dari Syu'bah dari Al Hakam, Saya mendengar Dzar berkata dari Ibnu Abza dari Bapaknya dia berkata; dan Hakam telah mendengarnya dari
Ibnu Abdurrahman dia berkata; "Seseorang telah junub, lalu datang kepada Umar
Radliyallahu'anhu dan berkata, "Aku junub dan tidak mendapatkan air? ' Umar
berkata, 'Jangan shalat! ' Lantas Ammar berkata kepada Umar, 'Apakah kamu tidak ingat
ketika dalam suatu pasukan dan kita bersama-sama junub? Engkau tidak shalat,
sedangkan aku berguling-guling lalu shalat. Kemudian aku datang kepada Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam dan menceritakan hal tersebut kepada beliau
shallallahu 'alaihi wasallam, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda, "Begini ini cukup bagimu?" Dia -Syu'bah (perawi) - mendemontrasikannya
dengan menepukkan tangannya sekali tepukkan (ke tanah) lalu meniupnya dan
menggosokkan tangan yang satu ke tangan lainnya, kemudian mengusap wajah dengan
kedua telapak tangannya. ' Lalu Umar mengatakan sesuatu yang tidak kuketahui. Ia
lalu berkata, 'Jika kamu mau, maka tidak akan kuceritakan kepadamu." Dalam sanad
lain disebutkan, dari Abu Malik, Salamah menambahkan; "Umar berkata 'Tidak,
tetapi kami memasrahkan hal tersebut kepadamu."
No. Hadist: 317
Bab: Cara
lain
أَخْبَرَنَا عَبْدُ
اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ تَمِيمٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنَا
شُعْبَةُ عَنْ الْحَكَمِ وَسَلَمَةُ عَنْ ذَرٍّ عَنْ ابْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ
أَبْزَى عَنْ أَبِيهِ أَنْ رَجُلًا جَاءَ إِلَى عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
فَقَالَ إِنِّي أَجْنَبْتُ فَلَمْ أَجِد الْمَاءَ فَقَالَ عُمَرُ لَا تُصَلِّ
فَقَالَ عَمَّارٌ أَمَا تَذْكُرُ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ إِذْ أَنَا وَأَنْتَ
فِي سَرِيَّةٍ فَأَجْنَبْنَا فَلَمْ نَجِدْ مَاءً فَأَمَّا أَنْتَ فَلَمْ تُصَلِّ
وَأَمَّا أَنَا فَتَمَعَّكْتُ فِي التُّرَابِ ثُمَّ صَلَّيْتُ فَلَمَّا أَتَيْنَا
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ
إِنَّمَا يَكْفِيكَ وَضَرَبَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
بِيَدَيْهِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ نَفَخَ فِيهِمَا فَمَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ
وَكَفَّيْهِ شَكَّ سَلَمَةُ وَقَالَ لَا أَدْرِي فِيهِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ أَوْ
إِلَى الْكَفَّيْنِ قَالَ عُمَرُ نُوَلِّيكَ مِنْ ذَلِكَ مَا تَوَلَّيْتَ قَالَ
شُعْبَةُ كَانَ يَقُولُ الْكَفَّيْنِ وَالْوَجْهَ وَالذِّرَاعَيْنِ فَقَالَ لَهُ
مَنْصُورٌ مَا تَقُولُ فَإِنَّهُ لَا يَذْكُرُ الذِّرَاعَيْنِ أَحَدٌ غَيْرُكَ
فَشَكَّ سَلَمَةُ فَقَالَ لَا أَدْرِي ذَكَرَ الذِّرَاعَيْنِ أَمْ لَا
Telah mengabarkan kepada kami
Abdullah bin
Muhammad bin Tamim dia berkata; telah menceritakan kepada kami
Hajjaj dia berkata; telah menceritakan kepada kami
Syu'bah dari Al Hakam dan Salamah dari Dzar dari Ibnu Abdurrahman bin
Abza dari
Bapaknya, seorang laki-kaki datang kepada Umar bin Khattab
Radliyallahu'anhu dan berkata, "Bagaimana aku junub dan tidak mendapatkan air?"
Umar berkata kepadanya, "Jangan shalat!" Ammar lalu berkata, "Wahai Amirul Mukminin, apakah kamu
tidak ingat ketika kita dalam suatu pasukan dan kita sama-sama junub dan tidak
mendapatkan air? Engkau tidak shalat, sedangkan aku berguling-guling di tanah
lalu shalat. Kemudian kita datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan
menceritakan hal tersebut kepada beliau shallallahu 'alaihi wasallam. Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam lalu menepukkan kedua tangannya ke tanah dan
meniupnya, kemudian mengusapkannya ke muka dan kedua telapak tangannya." -perawi
ragu, maka ia berkata, 'Aku tidak tahu, apakah sampai siku atau telapak tangan?"
-Umar berkata, "Kami pasrahkan hal ini kepadamu." Syu'bah berkata; -perawi-itu
mengatakan kedua telapak tangan, wajah dan kedua siku. Maka kemudian Manshur
berkata kepadanya; "Apa kata mu! Tidak ada yang menyebutkan kedua siku
seorangpun kecuali engkau. Maka Salamah pun merasa ragu dan berkata; saya tidak
mengetahui apakah dia menyebutkan kedua siku atau tidak.
No. Hadist: 318
Bab: Tayamum bagi orang yang
junub
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ
بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ
عَنْ شَقِيقٍ قَالَ كُنْتُ جَالِسًا مَعَ عَبْدِ اللَّهِ وَأَبِي مُوسَى فَقَالَ
أَبُو مُوسَى أَوْ لَمْ تَسْمَعْ قَوْلَ عَمَّارٍ لِعُمَرَ بَعَثَنِي رَسُولُ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَاجَةٍ فَأَجْنَبْتُ فَلَمْ أَجِدْ
الْمَاءَ فَتَمَرَّغْتُ بِالصَّعِيدِ ثُمَّ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ أَنْ
تَقُولَ هَكَذَا وَضَرَبَ بِيَدَيْهِ عَلَى الْأَرْضِ ضَرْبَةً فَمَسَحَ كَفَّيْهِ
ثُمَّ نَفَضَهُمَا ثُمَّ ضَرَبَ بِشِمَالِهِ عَلَى يَمِينِهِ وَبِيَمِينِهِ عَلَى
شِمَالِهِ عَلَى كَفَّيْهِ وَوَجْهِهِ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ أَوَ لَمْ تَرَ
عُمَرَ لَمْ يَقْنَعْ بِقَوْلِ عَمَّارٍ
Telah mengabarkan kepada kami
Muhammad bin
Al 'Alla dia
berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah dia berkata; telah menceritakan kepada kami
Al
A'masy dari
Syaqiq, dia berkata, "Aku duduk bersama Abdullah dan Abu
Musa. Abu
Musa lalu
berkata, 'Apakah kamu belum mendengar perkataan Ammar terhadap Umar, "Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam pernah mengutusku dalam suatu keperluannya, lantas aku junub dan tidak
mendapatkan air, maka aku berguling-guling ke tanah. Kemudian aku datang kepada
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan menyebutkan hal tersebut kepada
beliau. Lalu beliau bersabda, 'Cukuplah bagimu untuk mengatakan begini'. Lalu
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menepukkan kedua tangannya ke tanah sekali
tepukan, lalu beliau mengusap kedua telapak tangannya, kemudian mengibaskan dan
menepukkan telapak tangan kirinya ke telapak tangan kanannya, dan telapak tangan
kanan ditepukkan ke telapak kiri, lalu mengusapkan kedua telapak tangannya dan
wajahnya?" Abdullah berkata, 'Apakah kamu tidak melihat Umar yang tidak puas
dengan ucapan Ammar?"
No. Hadist: 319
Bab: Tayammum dengan
debu
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ
بْنُ نَصْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ عَوْفٍ عَنْ أَبِي رَجَاءٍ قَالَ
سَمِعْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ أَنْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا مُعْتَزِلًا لَمْ يُصَلِّ مَعَ الْقَوْمِ فَقَالَ يَا
فُلَانُ مَا مَنَعَكَ أَنْ تُصَلِّيَ مَعَ الْقَوْمِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ
أَصَابَتْنِي جَنَابَةٌ وَلَا مَاءَ قَالَ عَلَيْكَ بِالصَّعِيدِ فَإِنَّهُ
يَكْفِيكَ
Telah mengabarkan kepada kami
Suwaid bin
Nashr dia
berkata; telah menceritakan kepada kami Abdullah dari Auf dari Abu Raja' dia berkata; Saya mendengar
Imran bin
Hushain,
bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat seseorang laki-laki yang
menyendiri dan tidak ikut shalat bersama orang-orang, maka beliau bersabda
"Wahai fulan, apa yang menghalangimu untuk tidak ikut shalat dengan orang-orang
(berjama'ah)?" Ia menjawab, "Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! Aku
sedang junub dan tidak ada air." Beliau shallallahu 'alaihi wasallam menjawab,
"Hendaknya kamu menggunakan debu, karena hal itu cukup bagimu."
No. Hadist: 320
Bab: Beberapa shalat dengan menggunakan
satu tayammum
أَخْبَرَنَا عَمْرُو
بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنَا مَخْلَدٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي
قِلَابَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ بُجْدَانَ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ قَالَ رَسُولُ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّعِيدُ الطَّيِّبُ وَضُوءُ
الْمُسْلِمِ وَإِنْ لَمْ يَجِدْ الْمَاءَ عَشْرَ سِنِينَ
Telah mengabarkan kepada kami
Amr bin
Hisyam dia
berkata; telah menceritakan kepada kami Makhlad dari Sufyan dari Ayyub dari Abu Qilabah dari Amr bin Bujdan dari Abu Dzar, dia mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam bersabda, "Debu yang suci adalah alat wudlu bagi kaum muslim,
walaupun ia tidak mendapatkan air selama sepuluh tahun."
No. Hadist: 321
Bab: Tidak mendapat air dan juga
debu
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ
بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ
بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُسَيْدَ بْنَ حُضَيْرٍ وَنَاسًا يَطْلُبُونَ قِلَادَةً
كَانَتْ لِعَائِشَةَ نَسِيَتْهَا فِي مَنْزِلٍ نَزَلَتْهُ فَحَضَرَتْ الصَّلَاةُ
وَلَيْسُوا عَلَى وُضُوءٍ وَلَمْ يَجِدُوا مَاءً فَصَلَّوْا بِغَيْرِ وُضُوءٍ
فَذَكَرُوا ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَنْزَلَ
اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ آيَةَ التَّيَمُّمِ قَالَ أُسَيْدُ بْنُ حُضَيْرٍ جَزَاكِ
اللَّهُ خَيْرًا فَوَاللَّهِ مَا نَزَلَ بِكِ أَمْرٌ تَكْرَهِينَهُ إِلَّا جَعَلَ
اللَّهُ لَكَ وَلِلْمُسْلِمِينَ فِيهِ خَيْرًا
Telah mengabarkan kepada kami
Ishaq bin
Ibrahim dia
berkata; Telah memberitakan kepada kami Abu Mu'awiyah dia berkata; telah menceritakan kepada kami
Hisyam bin
Urwah dari
Bapaknya dari Aisyah Radliyallahu'anha, dia berkata; "Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam mengutus Usaid bin Hudlair dan para sahabat sedang
mencari kalung milikku yang ketinggalan ketika singgah di tempat
persinggahannya. Lalu datanglah waktu shalat dan mereka dalam keadaan hadats
serta mereka tidak punya air. Lalu mereka shalat tanpa wudlu, dan mereka
menceritakan hal tersebut kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.
Kemudian Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat tentang tayamum." Usaid bin Hudlair
berkata, "Semoga Allah membalasmu dengan yang lebih baik. Demi Allah, Tidaklah
Allah menurunkan kepadamu suatu perkara yang kamu benci kecuali pasti Allah akan
menjadikannya kebaikan bagi dirimu dan kaum muslimin."
No. Hadist: 322
Bab: Tidak mendapat air dan juga
debu
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ
بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ أَنَّ
مُخَارِقًا أَخْبَرَهُمْ عَنْ طَارِقٍ أَنْ رَجُلًا أَجْنَبَ فَلَمْ يُصَلِّ
فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ
فَقَالَ أَصَبْتَ فَأَجْنَبَ رَجُلٌ آخَرَ فَتَيَمَّمَ وَصَلَّى فَأَتَاهُ فَقَالَ
نَحْوَ مَا قَالَ لِلْآخَرِ يَعْنِي أَصَبْتَ
Telah mengabarkan kepada kami
Muhammad bin
Abdul A'la
dia berkata; telah menceritakan kepada kami Khalid dia berkata; Telah memberitakan kepada kami
Syu'bah bahwa Mukhariq Telah mengabarkan kepada mereka dari
Thariq bahwa ada seseorang yang junub dan belum shalat
datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian menceritakan hal
tersebut kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau menjawab, "Kamu
benar". Lalu ada laki-laki yang junub, kemudian dia tayamum dan shalat. Lantas
orang ini datang kepada beliau, dan beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda
seperti yang kamu katakan kepada yang lain -yaitu: "kamu benar"-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar