A I
R
No. Hadist: 323
Bab:
Bab
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ
بْنُ نَصْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ سُفْيَانَ
عَنْ سِمَاكٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ بَعْضَ أَزْوَاجِ
النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اغْتَسَلَتْ مِنْ الْجَنَابَةِ
فَتَوَضَّأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِفَضْلِهَا فَذَكَرَتْ
ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ إِنَّ الْمَاءَ لَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ
Telah mengabarkan kepada kami
Suwaid bin
Nashr dia
berkata; telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Al
Mubarak dari
Sufyan dari Simak dari Ikrimah dari Ibnu Abbas bahwa sebagian istri Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam mandi junub, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwudlu dari
air sisanya, maka mereka (para istri Nabi) menceritakan hal tersebut kepada
beliau, kemudian beliau bersabda, "Air itu tidak dapat dinajisi oleh
sesuatupun."
No. Hadist: 324
Bab: Sumur
bidho'ah
أَخْبَرَنَا هَارُونُ
بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ
بْنُ كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَعْبٍ الْقُرَظِيُّ عَنْ عُبَيْدِ
اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ رَافِعٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ
قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَتَوَضَّأُ مِنْ بِئْرِ بُضَاعَةَ وَهِيَ
بِئْرٌ يُطْرَحُ فِيهَا لُحُومُ الْكِلَابِ وَالْحِيَضُ وَالنَّتَنُ فَقَالَ
الْمَاءُ طَهُورٌ لَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ
Telah mengabarkan kepada kami
Harun bin
Abdullah dia
berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dia berkata; telah menceritakan kepada kami
Al Walid bin
Katsir dia
berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ka'ab Al
Quradli dari
Ubaidullah
bin Abdurrahman bin Rafi' dari Abu Sa'id Al Khudri, dia berkata; "Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam pernah ditanya, 'Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam!
Apakah kita boleh wudlu dari sumur Budla'ah, yaitu sumur yang dijadikan sebagai
pembuangan daging-daging anjing dan kotoran haidl serta barang-barang yang
busuk'. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Air itu suci, tidak
ada sesuatu pun yang membuatnya najis."
No. Hadist: 325
Bab: Sumur
bidho'ah
أَخْبَرَنَا
الْعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ
عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُسْلِمٍ وَكَانَ مِنْ
الْعَابِدِينَ عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ طَرِيفٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ أَبِي نَوْفٍ عَنْ
سَلِيطٍ عَنْ ابْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ مَرَرْتُ
بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَتَوَضَّأُ مِنْ بِئْرِ
بُضَاعَةَ فَقُلْتُ أَتَتَوَضَّأُ مِنْهَا وَهِيَ يُطْرَحُ فِيهَا مَا يُكْرَهُ
مِنْ النَّتَنِ فَقَالَ الْمَاءُ لَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ
Telah mengabarkan kepada kami
Al 'Abbas bin
Abdul 'Azhim
dia berkata; telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin Amr dia berkata; telah menceritakan kepada
kami Abdul
Aziz bin Muslim -salah seorang ahli ibadah- dari
Mutharrif bin
Tharif dari
Khalid bin
Abu Nauf
dari Salith dari Ibnu Abu Sa'id Al
Khudri dari
bapaknya, dia berkata; "Aku pernah melewati Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam dan beliau sedang wudlu dari sumur Budha'ah. Aku
bertanya, 'Apakah engkau berwudlu dari sumur Budha'ah, yaitu sumur yang
dijadikan pembuangan barang-barang busuk? ' Beliau bersabda; "Tidak ada
sesuatupun yang membuat airnya najis."
No. Hadist: 326
Bab: Batasan jumlah
air
أَخْبَرَنَا
الْحُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ الْمَرْوَزِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ
الْوَلِيدِ بْنِ كَثِيرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَرِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ
عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سُئِلَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمَاءِ وَمَا يَنُوبُهُ
مِنْ الدَّوَابِّ وَالسِّبَاعِ فَقَالَ إِذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ لَمْ
يَحْمِلْ الْخَبَثَ
Telah mengabarkan kepada kami
Al Husain bin
Huraits Al Marwazi dia berkata; Telah menceritakan kepada kami
Abu
Usamah dari
Al Walid bin
Katsir dari
Muhammad bin
Ja'far bin Jubair dari Ubaidullah bin Abdullah bin
Umar dari
Bapaknya dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam pernah ditanya tentang air dan sesuatu yang telah menimpanya dari hewan
ternak dan binatang buas, beliau shallallahu 'alaihi wasallam berkata, 'Bila air
itu lebih dari dua qullah, maka tidak mengandung najis'.
No. Hadist: 327
Bab: Batasan jumlah
air
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ
قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ أَعْرَابِيًّا بَالَ فِي
الْمَسْجِدِ فَقَامَ إِلَيْهِ بَعْضُ الْقَوْمِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُزْرِمُوهُ فَلَمَّا فَرَغَ دَعَا بِدَلْوٍ مِنْ
مَاءٍ فَصَبَّهُ عَلَيْهِ
Telah mengabarkan kepada kami
Qutaibah dia berkata; Telah menceritakan kepada kami
Hammad dari Tsabit dari Anas bin Malik bahwa ada seorang Arab Badui kencing di
masjid, maka sebagian orang bangkit untuk menghentikannya, tetapi Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam menegurnya, "Jangan hentikan dia (dari hajatnya) ".
Setelah ia selesai dari hajatnya, beliau meminta seember air. Kemudian
menyiraminya.
No. Hadist: 328
Bab: Batasan jumlah
air
أَخْبَرَنَا عَبْدُ
الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْوَاحِدِ عَنْ
الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْوَلِيدِ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ
اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَامَ أَعْرَابِيٌّ
فَبَالَ فِي الْمَسْجِدِ فَتَنَاوَلَهُ النَّاسُ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعُوهُ وَأَهْرِيقُوا عَلَى بَوْلِهِ دَلْوًا
مِنْ مَاءٍ فَإِنَّمَا بُعِثْتُمْ مُيَسِّرِينَ وَلَمْ تُبْعَثُوا
مُعَسِّرِينَ
Telah mengabarkan kepada kami
Abdurrahman
bin Ibrahim
dari Umar bin
Abdul Wahid
dari Al
Auza'i dari
Muhammad bin
Al Walid
dari Az-Zuhri dari Ubaidullah bin
Abdullah
dari Abu
Hurairah dia
berkata; bahwa ada Arab Badui kencing di masjid, maka sebagian orang mencelanya,
tetapi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menegurnya, "Biarkan dia.
Siramkan seember air ke kencingnya. Kalian diutus untuk memberi kemudahan, bukan
untuk kesulitan."
No. Hadist: 329
Bab: Larangan mandi junub di air
menggenang
أَخْبَرَنَا الْحَارِثُ
بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنْ ابْنِ وَهْبٍ عَنْ
عَمْرٍو وَهُوَ ابْنُ الْحَارِثِ عَنْ بُكَيْرٍ أَنَّ أَبَا السَّائِبِ حَدَّثَهُ
أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَغْتَسِلْ أَحَدُكُمْ فِي الْمَاءِ الدَّائِمِ وَهُوَ
جُنُبٌ
Telah mengabarkan kepada kami
Al Harits bin
Miskin telah
dibacakan kepadanya dan saya mendengarnya dari Ibnu Wahab dari Amr yaitu Ibnu Al
Harits dari
Bukair bahwa Abu Sa'ib berkata kepadanya, dia telah mendengar
Abu
Hurairah
berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah salah
seorang dari kalian mandi junub pada air yang tergenang (tidak
mengalir)."
No. Hadist: 330
Bab: Wudhu dengan air
lautan
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ
عَنْ مَالِكٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ سُلَيْمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ أَنَّ
الْمُغِيرَةَ بْنَ أَبِي بُرْدَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ
يَقُولُ سَأَلَ رَجُلٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ
يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا نَرْكَبُ الْبَحْرَ وَنَحْمِلُ مَعَنَا الْقَلِيلَ مِنْ
الْمَاءِ فَإِنْ تَوَضَّأْنَا بِهِ عَطِشْنَا أَفَنَتَوَضَّأُ مِنْ مَاءِ الْبَحْرِ
فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هُوَ الطَّهُورُ
مَاؤُهُ الْحِلُّ مَيْتَتُهُ
Telah mengabarkan kepada kami
Qutaibah dari Malik dari Shafwan bin Sulaim dari Said bin Abu Salamah bahwa Al Mughirah bin Abu
Burdah Telah
mengabarkan kepadanya, sesungguhnya dia mendengar Abu Hurairah berkata, "Seseorang bertanya kepada
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, 'Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam, kami mengarungi lautan dengan kapal dan kami hanya membawa air
sedikit. Bila kami berwudlu dengannya, maka kami akan kehausan. Jadi apakah kami
boleh berwudlu dengan air laut?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda, "Laut itu suci airnya dan halal bangkainya."
No. Hadist: 331
Bab: Berwudhu" dengan air es dan
embun
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ
بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا جَرِيرٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ
أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِمَاءِ الثَّلْجِ وَالْبَرَدِ
وَنَقِّ قَلْبِي مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ
الدَّنَسِ
Telah mengabarkan kepada kami
Ishaq bin
Ibrahim dia
berkata; Telah memberitakan kepada kami Jarir dari Hisyam bin Urwah dari Bapaknya dari Aisyah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda: "Ya Allah bersihkanlah kesalahanku dengan air salju dan air
embun dan sucikan hatiku dari kesalahan sebagaimana engkau mensucikan kain putih
dari kotoran."
No. Hadist: 332
Bab: Berwudhu" dengan air es dan
embun
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ
بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا جَرِيرٌ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ الْقَعْقَاعِ عَنْ
أَبِي زُرْعَةَ بْنِ عَمْرِو بْنِ جَرِيرٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي
مِنْ خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ وَالْمَاءِ وَالْبَرَدِ
Telah mengabarkan kepada kami
Ali bin
Hujr dia
berkata; Telah memberitakan kepada kami Jarir dari Umarah bin Al Qa'qa' dari Abu Zur'ah bin Amr bin
Jarir dari
Abu
Hurairah dia
berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ya Allah,
bersihkanlah kesalahanku dengan salju, air dan embun."
No. Hadist: 333
Bab: Jilatan
anjing
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ
بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي
رَزِينٍ وَأَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ فِي إِنَاءِ أَحَدِكُمْ
فَلْيُرِقْهُ ثُمَّ لِيَغْسِلْهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ
Telah mengabarkan kepada kami
Ali bin
Hujr dia
berkata; Telah memberitakan kepada kami Ali bin Mushir dari Al A'masy dari Abu Razin dan Abu Shalih dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda: " Apabila anjing menjilat bejana milik salah satu dari kalian
maka tumpahkanlah (apa yang ada di dalamnya), kemudian basuhlah (cucilah
sebanyak) tujuh kali."
No. Hadist: 334
Bab: Menggosok bejana dengan tanah
karena jilatan anjing
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ
بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ يَعْنِي ابْنَ الْحَارِثِ عَنْ
شُعْبَةَ عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ قَالَ سَمِعْتُ مُطَرِّفًا عَنْ عَبْدِ اللَّهِ
بْنِ مُغَفَّلٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ
بِقَتْلِ الْكِلَابِ وَرَخَّصَ فِي كَلْبِ الصَّيْدِ وَالْغَنَمِ وَقَالَ إِذَا
وَلَغَ الْكَلْبُ فِي الْإِنَاءِ فَاغْسِلُوهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ وَعَفِّرُوهُ
الثَّامِنَةَ بِالتُّرَابِ
Telah mengabarkan kepada kami
Muhammad bin
Abdul A'la
dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Khalid yaitu Ibnu Al
Harits dari
Syu'bah dari Abu Tayyah dia berkata; saya mendengar
Mutharrif dari Abdullah bin
Mughaffal
bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan untuk membunuh
anjing dan memberi keringanan pada anjing yang digunakan untuk berburu dan
menjaga kambing. Beliau lalu bersabda, " Apabila ada anjing yang menjilat
bejana, maka basuhlah (cucilah) tujuh kali dan gosoklah yang ke delapan dengan
tanah."
No. Hadist: 335
Bab: Menggosok bejana dengan tanah
karena jilatan anjing
أَخْبَرَنَا عَمْرُو
بْنُ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا بَهْزُ بْنُ أَسَدٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ
أَبِي التَّيَّاحِ يَزِيدَ بْنِ حُمَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ مُطَرِّفًا يُحَدِّثُ عَنْ
عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُغَفَّلٍ قَالَ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَتْلِ الْكِلَابِ قَالَ مَا بَالُهُمْ وَبَالُ الْكِلَابِ
قَالَ وَرَخَّصَ فِي كَلْبِ الصَّيْدِ وَكَلْبِ الْغَنَمِ وَقَالَ إِذَا وَلَغَ
الْكَلْبُ فِي الْإِنَاءِ فَاغْسِلُوهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ وَعَفِّرُوا الثَّامِنَةَ
بِالتُّرَابِ خَالَفَهُ أَبُو هُرَيْرَةَ فَقَالَ إِحْدَاهُنَّ
بِالتُّرَابِ
Telah mengabarkan kepada kami
Amr bin
Yazid dia
berkata; Telah menceritakan kepada kami Bahaz bin Asad dia berkata; Telah menceritakan kepada
kami Syu'bah dari Abu Tayyah Yazid bin
Humaid dia
berkata; Saya mendengar Mutharraf berkata; dari Abdullah bin
Mughaffal
dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan untuk
membunuh anjing." Abdullah bin Mughaffal berkata, " Apa urusan mereka dan apa
urusan anjing itu? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi rukhsah
(keringanan) untuk anjing yang digunakan untuk berburu dan menjaga kambing. Lalu
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Apabila anjing menjilat
bejana, maka cucilah tujuh kali dan gosoklah yang ke delapan dengan tanah'. Abu
Hurairah menyelisihinya dan berkata, "salah satunya dengan
tanah."
No. Hadist: 336
Bab: Menggosok bejana dengan tanah
karena jilatan anjing
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ
بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي
عَنْ قَتَادَةَ عَنْ خِلَاسٍ عَنْ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ
فِي إِنَاءِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْسِلْهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ أُولَاهُنَّ
بِالتُّرَابِ
Telah mengabarkan kepada kami
Ishaq bin
Ibrahim dia
berkata; Telah memberitakan kepada kami Mu'adz bin Hisyam dia berkata; Telah menceritakan kepadaku
Bapakku dari Qatadah dari Khilas dari Abu Rafi' dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda: "Apabila ada anjing yang menjilat bejana milik salah seorang kalian,
basuhlah tujuh kali, dan salah satunya dengan tanah."
No. Hadist: 337
Bab: Menggosok bejana dengan tanah
karena jilatan anjing
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ
بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ ابْنِ أَبِي
عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ
النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ فِي
إِنَاءِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْسِلْهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ أُولَاهُنَّ
بِالتُّرَابِ
Telah mengabarkan kepada kami
Ishaq bin
Ibrahim dia
berkata; Telah menceritakan kepada kami Abdah bin Sulaiman dari Ibnu Abu 'Arubah dari Qatadah dari Ibnu Sirin dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam,
beliau bersabda: "Apabila ada anjing yang menjilat bejana milik salah seorang
kalian, maka basuhlah (cucilah) tujuh kali, dan salah satunya dengan tanah."
No. Hadist: 338
Bab: Jilatan
kucing
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ
عَنْ مَالِكٍ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ
حُمَيْدَةَ بِنْتِ عُبَيْدِ بْنِ رِفَاعَةَ عَنْ كَبْشَةَ بِنْتِ كَعْبِ بْنِ
مَالِكٍ أَنَّ أَبَا قَتَادَةَ دَخَلَ عَلَيْهَا ثُمَّ ذَكَرَ كَلِمَةً مَعْنَاهَا
فَسَكَبْتُ لَهُ وَضُوءًا فَجَاءَتْ هِرَّةٌ فَشَرِبَتْ مِنْهُ فَأَصْغَى لَهَا
الْإِنَاءَ حَتَّى شَرِبَتْ قَالَتْ كَبْشَةُ فَرَآنِي أَنْظُرُ إِلَيْهِ فَقَالَ
أَتَعْجَبِينَ يَا ابْنَةَ أَخِي قُلْتُ نَعَمْ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّهَا لَيْسَتْ بِنَجَسٍ إِنَّمَا هِيَ مِنْ
الطَّوَّافِينَ عَلَيْكُمْ وَالطَّوَّافَاتِ
Telah mengabarkan kepada kami
Qutaibah dari Malik dari Ishaq bin Abdullah bin Abu
Thalhah dari
Humaidah
binti 'Ubaid bin Rifa'ah dari Kabsyah binti Ka'ab bin
Malik bahwa
Abu
Qatadah
menemuinya -kemudian menyebutkan suatu kalimat yang maknanya- aku menuangkan air
wudlu kepada beliau, lalu datang seekor kucing yang meminum air wudlu tadi.
Beliau lalu mendekatkan bejana tadi kepada kucing tersebut hingga ia meminumnya.
Kabsyah berkata, "Dia melihatku sedang memperhatikannya, maka ia berkata,
'Apakah kamu takjub wahai anak perempuan saudaraku? ' Aku menjawab, 'Ya'.
Kabsyah berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; Kucing itu
tidak najis, ia adalah hewan yang ada di sekeliling kalian.
No. Hadist: 339
Bab: Bekas wanita
haidh
أَخْبَرَنَا عَمْرُو
بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ
الْمِقْدَامِ بْنِ شُرَيْحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا
قَالَتْ كُنْتُ أَتَعَرَّقُ الْعَرْقَ فَيَضَعُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاهُ حَيْثُ وَضَعْتُهُ وَأَنَا حَائِضٌ وَكُنْتُ أَشْرَبُ
مِنْ الْإِنَاءِ فَيَضَعُ فَاهُ حَيْثُ وَضَعْتُ وَأَنَا حَائِضٌ
Telah mengabarkan kepada kami
Amr bin
Ali dia
berkata; Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman dari Sufyan dari Al Miqdam bin Syuraih dari Bapaknya dari Aisyah Radliyallahu'anha dia berkata: "Aku pernah
menggigit sepotong daging satu gigitan, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam meletakkan mulutnya di tempat tadi aku meletakkan mulutku, padahal aku
sedang haidl. Aku juga pernah minum dengan suatu bejana, kemudian Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam meletakkan mulutnya ditempat aku meletakkan mulutku
sedangkan aku dalam keadaan haidl."
No. Hadist: 340
Bab: Rukhsah menggunakan sisa air
wanita
أَخْبَرَنَا هَارُونُ
بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْنٌ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ
نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ كَانَ الرِّجَالُ وَالنِّسَاءُ يَتَوَضَّئُونَ فِي
زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمِيعًا
Telah mengabarkan kepada kami
Harun bin
Abdullah dia
berkata; Telah menceritakan kepada kami Ma'an dia berkata; Telah menceritakan kepada kami
Malik dari Nafi' dari Ibnu Umar dia berkata; "Pada zaman Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam, laki-laki dan perempuan wudlu bersama-sama."
No. Hadist: 341
Bab: Larangan menggunakan sisa
wudhu wanita
أَخْبَرَنَا عَمْرُو
بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ
عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَاجِبٍ قَالَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ
وَاسْمُهُ سَوَادَةُ بْنُ عَاصِمٍ عَنْ الْحَكَمِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَسُولَ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يَتَوَضَّأَ الرَّجُلُ
بِفَضْلِ وُضُوءِ الْمَرْأَةِ
Telah mengabarkan kepada kami
Amr bin
Ali dia
berkata; Telah menceritakan kepada kami Abu Daud dia berkata; Telah menceritakan kepada kami
Syu'bah dari 'Ashim Al Ahwal dia berkata; Saya mendengar
Abu
Hajib
-menurut Abu Abdurrahman namanya adalah Sawadah bin 'Ashim- dari
Al Hakam bin
Amr, bahwa
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang seorang laki-laki berwudlu
dengan sisa air wudlu wanita."
No. Hadist: 342
Bab: Rukhsah sisa air orang yang
junub
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ
قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّهَا كَانَتْ تَغْتَسِلُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ فِي الْإِنَاءِ الْوَاحِدِ
Telah mengabarkan kepada kami
Qutaibah dia berkata; Telah menceritakan kepada kami
Al-Laits dari Ibnu Syihab dari 'Urwah dari Aisyah bahwa ia pernah mandi bersama Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam dalam satu bejana.
No. Hadist: 343
Bab: Ukuran cukup air untuk wudhu"
dan mandi
أَخْبَرَنَا عَمْرُو
بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ
قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَبْرٍ قَالَ سَمِعْتُ
أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ بِمَكُّوكٍ وَيَغْتَسِلُ بِخَمْسَةِ مَكَاكِيَّ
Telah mengabarkan kepada kami
Amr bin
Ali dia
berkata; Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id dia berkata; Telah menceritakan kepada
kami Syu'bah dia berkata; Telah menceritakan kepadaku
Abdullah bin
Abdullah bin Jabr dia berkata; "Saya mendengar
Anas bin
Malik
berkata; bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bila berwudlu menggunakan
satu makkuk (air) sedangkan bila mandi menggunakan lima makkuk.
No. Hadist: 344
Bab: Ukuran cukup air untuk wudhu"
dan mandi
أَخْبَرَنَا هَارُونُ
بْنُ إِسْحَقَ الْكُوفِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ يَعْنِي ابْنَ سُلَيْمَانَ
عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتَوَضَّأُ بِمُدٍّ
وَيَغْتَسِلُ بِنَحْوِ الصَّاعِ
Telah mengabarkan kepada kami
Harun bin
Ishaq Al Kufii dia berkata; Telah menceritakan kepada kami
'Abdah yaitu
Ibnu Sulaiman dari Sa'id dari Qatadah dari Shafiyyah binti
Syaibah dari
Aisyah Radliyallahu'anha bahwa Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam pernah berwudlu dengan satu mud dan mandi dengan kurang lebih
satu sha'.
No. Hadist: 345
Bab: Ukuran cukup air untuk wudhu"
dan mandi
أَخْبَرَنَا أَبُو
بَكْرِ بْنُ إِسْحَقَ قَالَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا
شَيْبَانُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أُمِّهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ بِالْمُدِّ
وَيَغْتَسِلُ بِالصَّاعِ
Telah mengabarkan kepada kami
Abu Bakar bin
Ishaq dia
berkata; Telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Musa dia berkata; Telah menceritakan kepada
kami Syaiban dari Qatadah dari Al Hasan dari Ibunya dari Aisyah Radliyallahu'anha dia berkata; "Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam pernah berwudlu dengan satu mud dan mandi dengan
satu sha'."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar