Translate

Jumat, 02 September 2016

Ath Thaariq



86. Ath Thaariq


86. Ath Thaariq
 Muqaddimah 

Surat Ath Thaariq terdiri atas 17 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Balad. Dinamai Ath Thaariq (yang datang di malam hari) diambil dari perkataan Ath Thaariq yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Pokok-pokok isinya:
Tiap-tiap jiwa selalu dipelihara dan diawasi Allah; merenungkan asal kejadian diri sendiri yaitu dari air mani akan menghilangkan sifat sombong dan takabur; Allah kuasa menghidupkan manusia kembali pada hari kiamat, pada hari itu tidak ada kekuatan yang dapat menolong selain Allah; Al Quran adalah pemisah antara yang hak dan yang batil.

86. Ath Thaariq


ATH THAARIQ (YANG DATANG DI MALAM HARI)
SURAT KE 86 : 17 ayat


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

TIAP-TIAP MANUSIA ITU ADA YANG MENJAGANYA
1. Demi langit dan yang datang pada malam hari,

86. Ath Thaariq


2. tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu? Asbabun nuzul


 Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ayat ini (S.86:2-5) turun berkenaan dengan Abbil Assad yang berdiri diatas kulit yang sudah disamak sambil berkata dengan sombong: "Hai golongan Quraisy, barangsiapa yang bisa memindahkan aku dari kulit akan aku beri hadiah." Selanjutnya ia berkata: "Muhammad menganggap bahwa penjaga pintu jahanam itu berjumlah 19. Aku sendiri sanggup mewakili kalian mengalahkan yang 10 dan kalian mengalahkan yang 9 lagi." Ayat ini (S.86:2-5) turun sebagai sindirin terhadap perbuatan mereka.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari 'Ikrimah.)

86. Ath Thaariq


3. (yaitu) bintang yang cahayanya menembus, Asbabun nuzul

86. Ath Thaariq


4. tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya. Asbabun nuzul

86. Ath Thaariq

ALLAH YANG KUASA MENCIPTAKAN MANUSIA, KUASA PULA MEMBANGKITKANNYA
5. Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan? Asbabun nuzul

86. Ath Thaariq


6. Dia diciptakan dari air yang dipancarkan,

86. Ath Thaariq


7. yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.

86. Ath Thaariq


8. Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati).

86. Ath Thaariq


9. Pada hari dinampakkan segala rahasia,

86. Ath Thaariq


10. maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatanpun dan tidak (pula) seorang penolong.

86. Ath Thaariq

AL QURAAN PEMISAH ANTARA YANG HAK DAN YANG BATHIL
11. Demi langit yang mengandung hujan[1570]


[1570]. Raj'i berarti kembali. Hujan dinamakan raj'i dalam ayat ini, karena hujan itu berasal dari uap yang naik dari bumi ke udara, kemudian turun ke bumi, kemudian kembali ke atas, dan dari atas kembali ke bumi dan begitulah seterusnya.

86. Ath Thaariq


12. dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,

86. Ath Thaariq


13. sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang bathil.

86. Ath Thaariq


14. dan sekali-kali bukanlah dia senda gurau.

86. Ath Thaariq


15. Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya.

86. Ath Thaariq


16. Dan Akupun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya.

86. Ath Thaariq


17. Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar.

86. Ath Thaariq
 Penutup 

Surat Ath Thaariq menerangkan bahwa tiap-tiap diri tidak luput dari pengawasan Allah. Sebagaimana Allah menciptakan manusia, maka Allah dapat pula menghidupkan kembali bila ia telah mati; keterangan tentang Al Quran; bujukan kepada Nabi Muhammad s.a.w. terhadap tipu daya orang- orang kafir.

HUBUNGAN SURAT ATH THAARIQ DENGAN SURAT AL A'LAA

Pada surat Ath Thaariq diterangkan tentang penciptaan manusia dan diisyaratkan pula penciptaan tumbuh-tumbuhan, sedang pada surat Al A'laa diterangkan bahwa Allah menciptakan alam dengan sempurna dan dengan ukuran-ukuran tertentu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar