Translate

Jumat, 02 September 2016

At Takwiir



81. At Takwiir


81. At Takwiir
 Muqaddimah 

Surat At Takwir terdiri atas 29 ayat dan termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Masadd. Kata At Takwir (terbelah) yang menjadi nama bagi surat ini adalah dari kata asal (mashdar) dari kata kerja kuwwirat (digulung) yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Pokok-pokok isinya:
Kegoncangan-kegoncangan yang terjadi pada hari kiamat; pada hari kiamat setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerja- kannya waktu di dunia; Al Quran adalah firman Allah yang disam- paikan oleh Jibril a.s.; penegasan atas kenabian Muhammad s.a.w.; Al Quran sumber petunjuk bagi umat manusia yang menginginkan hidup lurus; suksesnya manusia dalam mencapai kehidupan yang lurus itu tergantung kepada taufiq dari Allah.

81. At Takwiir


AT TAKWIIR (MENGGULUNG)
SURAT KE 81 : 29 ayat


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

DI KALA TERJADI PERISTIWA-PERISTIWA BESAR PADA HARI KIAMAT, TAHULAH TIAP-TIAP JIWA APA YANG TELAH DIKERJAKANNYA WAKTU DI DUNIA
1. Apabila matahari digulung,

81. At Takwiir


2. dan apabila bintang-bintang berjatuhan,

81. At Takwiir


3. dan apabila gunung-gunung dihancurkan,

81. At Takwiir


4. dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan)

81. At Takwiir


5. dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan

81. At Takwiir


6. dan apabila lautan dijadikan meluap

81. At Takwiir


7. dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh)

81. At Takwiir


8. dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,

81. At Takwiir


9. karena dosa apakah dia dibunuh,

81. At Takwiir


10. dan apabila catatan-catatan (amal perbuatan manusia) dibuka,

81. At Takwiir


11. dan apabila langit dilenyapkan,

81. At Takwiir


12. dan apabila neraka Jahim dinyalakan,

81. At Takwiir


13. dan apabila syurga didekatkan,

81. At Takwiir


14. maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.

81. At Takwiir

MUHAMMAD BUKANLAH SEORANG GILA, MELAINKAN RASUL, KEPADANYA DITURUNKAN AL QURAAN
15. Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang,

81. At Takwiir


16. yang beredar dan terbenam,

81. At Takwiir


17. demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya,

81. At Takwiir


18. dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing,

81. At Takwiir


19. sesungguhnya Al Qur'aan itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril),

81. At Takwiir


20. yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai 'Arsy,

81. At Takwiir


21. yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya

81. At Takwiir


22. Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah sekali-kali orang yang gila.

81. At Takwiir


23. Dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang.

81. At Takwiir


24. Dan dia (Muhammad) bukanlah orang yang bakhil untuk menerangkan yang ghaib.

81. At Takwiir


25. Dan Al Qur'an itu bukanlah perkataan syaitan yang terkutuk,

81. At Takwiir


26. maka ke manakah kamu akan pergi[1560]?


[1560]. Maksudnya: sesudah diterangkan bahwa Al Quran itu benar-benar datang dari Allah dan di dalamnya berisi pelajaran dan petunjuk yang memimpin manusia ke jalan yang lurus, ditanyakanlah kepada orang-orang kafir itu:"Jalan manakah yang akan kamu tempuh lagi?"

81. At Takwiir


27. Al Qur'an itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam,

81. At Takwiir


28. (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. Asbabun nuzul


 Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ketika turun ayat S.81:28, Abu Jahal berkata: "Kalau demikian, kitalah yang menentukan apakah mau lurus atau tidak." Maka Allah menurunkan ayat berikutnya (S.81:29) membantah anggapan itu, dan menegaskan bahwa Allah yang menentukannya.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sulaiman bin Musa. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Abi Hatim dari Baqiyah bin 'Amr bin Muhammad dari Zaid bin Aslam yang bersumber dari Abi Hurairah. Diriwayatkan pula oleh Ibnul Mundzir dari Sulaiman bin al-Qasim bin Mukhaimarah.)

81. At Takwiir


29. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam. Asbabun nuzul

81. At Takwiir
 Penutup 

Surat At Takwiir mengemukakan tentang kejadian-kejadian pada hari kiamat serta kebenaran Al Quran sebagai wahyu Allah dan kerasulan Nabi Muhammad s.a.w.

HUBUNGAN SURAT AT TAKWIIR DENGAN SURAT AL INFITHAAR

1. Permulaan dar kedua surat ini sama-sama mengemukakan kejadian-kejadian yang dahsyat pada hari kiamat.
2. Pada surat At Takwiir dinyatakan bahwa tiap jiwa akan mengetahui apa-apa yang telah dikerjakannya, kemudian pada surat Al Infithaar diulang lagi dan ditegaskan bahwa manusia-manusia itu tidak dapat saling tolong- menolong di akhirat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar