94. Alam Nasyrah
|
94. Alam Nasyrah
|
|
Muqaddimah
|
|
Surat ini terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah dan diturunkan sesudah surat Adh Dhuhaa. Nama Alam Nasyrah diambil dari kata Alam Nasyrah yang terdapat pada ayat pertama, yang berarti: bukankah Kami telah melapangkan. Pokok-pokok isinya: Penegasan tentang nikmat-nikmat Allah s.w.t. yang diberikan kepada Nabi Muhammad s.a.w., dan pernyataan Allah bahwa disamping kesukaran ada kemudahan karena itu diperintahkan kepada Nabi agar tetap melakukan amal-amal saleh dan bertawakkal kepada-Nya. |
|
94. Alam Nasyrah
|
|
ALAM NASYRAH
(BUKANKAH KAMI TELAH MELAPANGKAN)
SURAT KE 94 : 8 ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang
PERINTAH ALLAH KEPADA MUHAMMAD S.A.W. AGAR TERUS BERJUANG DENGAN IKHLAS DAN TAWAKKAL |
|
94. Alam Nasyrah
|
|
|
|
(Diriwayatkan oleh Ibnu jarir yang bersumber dari al-Hasan.) |
|
94. Alam Nasyrah
|
|
|
|
[1584]. Yang dimaksud dengan beban di
sini ialah kesusahan-kesusahan yang diderita Nabi Muhammad s.a.w. dalam menyampaikan
risalah.
|
|
94. Alam Nasyrah
|
|
|
|
[1585]. Meninggikan nama Nabi Muhammad s.a.w di sini
maksudnya ialah meninggikan derajat dan mengikutkan namanya dengan nama Allah
dalam kalimat syahadat, menjadikan taat kepada Nabi termasuk taat kepada
Allah dan lain-lain.
|
|
94. Alam Nasyrah
|
|
|
|
94. Alam Nasyrah
|
|
|
|
94. Alam Nasyrah
|
|
|
|
[1586]. Maksudnya: sebagian ahli tafsir menafsirkan
apabila kamu (Muhammad) telah selesai berdakwah maka beribadatlah kepada
Allah; apabila kamu telah selesai mengerjakan urusan dunia maka kerjakanlah
urusan akhirat, dan ada lagi yang mengatakan: Apabila telah selesai
mengerjakan shalat berdoalah.
|
|
94. Alam Nasyrah
|
|
|
|
94. Alam Nasyrah
|
|
Penutup
|
|
Surat Alam Nasyrah ini merupakan tasliyah (penghibur hati) bagi Nabi Muhammad s.a.w. HUBUNGAN SURAT ALAM NASYRAH DENGAN SURAT AT TIIN Dalam surat Alam Nasyrah, Allah s.w.t. menjelaskan perintah kepada Nabi Muhammad s.a.w selaku manusia sempurna. Maka dalam surat At Tiin, diterangkan bahwa manusia itu adalah makhluk Allah yang mempunyai kesanggupan baik lahir maupun batin. Kesanggupannya itu menjadi kenyataan bilamana mereka mengikuti jejak Nabi Muhammad s.a.w |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar