|
15. Al Hijr
|
|
81. dan Kami telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda
(kekuasaan) Kami, tetapi mereka selalu berpaling daripadanya,
|
|
15. Al Hijr
|
|
82. dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu
(yang didiami) dengan aman.
|
|
15. Al Hijr
|
|
83. Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang
mengguntur di waktu pagi[813],
|
|
[813]. Peristiwa itu terjadi pada hari yang keempat,
sesudah datangnya peringatan kepada mereka.
|
|
15. Al Hijr
|
|
84. maka tak dapat menolong mereka, apa yang telah mereka
usahakan.
|
|
15. Al Hijr
|
|
85. Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa
yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat
(kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang
baik.
|
|
15. Al Hijr
|
|
86. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Yang Maha Pencipta lagi
Maha Mengetahui.
|
|
15. Al Hijr
|
|
ANUGERAH ALLAH YANG TERBESAR DAN PERINTAH-NYA KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W.
87. Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh
ayat yang dibaca berulang-ulang[814] dan Al Quran yang agung.
|
|
[814]. Yang dimaksud tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang
ialah surat Al-Faatihah yang terdiri dari tujuh ayat. Sebagian Ahli tafsir
mengatakan tujuh surat-surat yang panjang yaitu Al-Baqarah, Ali Imran,
Al-Maaidah, An-Nissa', Al 'Araaf, Al An'aam dan Al-Anfaal atau At-Taubah.
|
|
15. Al Hijr
|
|
88. Janganlah sekali-kali kamu menunjukkan pandanganmu
kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di
antara mereka (orang-orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih hati
terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman.
|
|
15. Al Hijr
|
|
89. Dan katakanlah: "Sesungguhnya aku adalah pemberi
peringatan yang menjelaskan."
|
|
15. Al Hijr
|
|
90. Sebagaimana (Kami telah memberi peringatan), Kami
telah menurunkan (azab) kepada orang-orang yang membagi-bagi (Kitab Allah)[815],
|
|
[815]. Yang dimaksud dengan orang-orang yang membagi-bagi
Kitab Allah ialah orang-orang yang menerima sebagian isi Kitab dan menolak
sebahagian yang lain.
|
|
15. Al Hijr
|
|
91. (yaitu) orang-orang[816] yang telah menjadikan Al Quran
itu terbagi-bagi[817].
|
|
[816]. Yakni orang-orang Yahudi dan Nasrani Yang
membagi-bagi Al Quran, ada bagian yang mereka percayai dan ada pula bagian
yang mereka ingkari.
[817]. Maksud ayat 89, 90, 91, ialah Allah s.w.t. menyuruh Nabi Muhammad s.a.w. memperingatkan kepada orang Yahudi dan Nasrani bahwa Allah akan menurunkan azab kepada mereka sebagaimana Allah telah membinasakan kaum Tsamud. |
|
15. Al Hijr
|
|
92. Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka
semua,
|
|
15. Al Hijr
|
|
93. tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu.
|
|
15. Al Hijr
|
|
94. Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala
apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang
musyrik.
|
|
15. Al Hijr
|
|
95. Sesungguhnya Kami memelihara kamu daripada (kejahatan)
orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu),
|
|
15. Al Hijr
|
|
96. (Yaitu) orang-orang yang menganggap adanya tuhan yang
lain di samping Allah; maka mereka kelak akan mengetahui (akibat-akibatnya).
|
|
15. Al Hijr
|
|
97. Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui, bahwa dadamu
menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan,
|
|
15. Al Hijr
|
|
98. maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah
kamu di antara orang-orang yang bersujud (shalat),
|
|
15. Al Hijr
|
|
99. dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang
diyakini (ajal).
|
|
15. Al Hijr
|
|
Penutup
|
|
Dalam surat Al Hijr ini banyak terdapat ayat-ayat yang menunjukkan bukti-bukti adanya Allah serta kekuasaan-Nya, baik bukti-bukti yang ada di langit dan di bumi, maupun yang ada pada kejadian manusia serta kehidupan mereka. Disebutkan pula di dalamnya kisah-kisah beberapa nabi dan macam-macam azab yang ditimpakan kepada kaum yang mendustakan para rasul Allah itu. Tercantum juga tentang anugerah Allah yang besar yang diberikan kepada Nabi Muhammad s.a.w. yakni As Sab'ul Matsaani atau surat Al Faatihah dan Al Quranul Karim. HUBUNGAN SURAT AL HIJR DENGAN SURAT AN NAHL 1. Sebagaimana umumnya surat-surat yang turun di Mekah sebelum hijrah berisi soal-soal ketauhidan, kerasulan dan hari kiamat, begitu pulalah kedua surat ini. 2. Pada bagian akhir surat Al Hijr (ayat 92, 93), Allah menyatakan bahwa manusia akan diminta pertanggungan jawabnya pada hari kiamat terhadap apa yang telah dikerjakannya di dunia ini, maka pada awal surat An Nahl, Allah menegaskan kepastian datangnya hari kiamat itu, dan pada ayat 93 An Nahl ditegaskan lagi pertanggungan jawab manusia itu. 3. Pada bagian pertama surat Al Hijr, Allah menerangkan tentang kebenaran Al Quran serta jaminan-Nya untuk memeliharanya, sedang dalam surat An Nahl terdapat ancaman-ancaman terhadap mereka yang mendustakan kebenaran Al Quran itu. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar