|
7. Al A'raaf
|
|
61. Nuh menjawab: "Hai kaumku, tak ada padaku
kesesatan sedikitpun tetapi aku adalah utusan dari Tuhan semesta alam."
|
|
7. Al A'raaf
|
|
62. "Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan
aku memberi nasehat kepadamu. dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak
kamu ketahui"[550].
|
|
[550]. Maksudnya: aku mengetahui hal-hal yang ghaib, yang
tidak dapat diketahui hanyalah dengan jalan wahyu dari Allah.
|
|
7. Al A'raaf
|
|
63. Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang
kepada kamu peringatan dari Tuhanmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari
golonganmu agar dia memberi peringatan kepadamu dan mudah-mudahan kamu
bertakwa dan supaya kamu mendapat rahmat?
|
|
7. Al A'raaf
|
|
64. Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan
dia dan orang-orang yang bersamanya dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan
orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum
yang buta (mata hatinya).
|
|
7. Al A'raaf
|
|
Kisah Nabi Hud a.s.
65. Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Aad saudara
mereka, Hud. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak
ada Tuhan bagimu selain dari-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa
kepada-Nya?"
|
|
7. Al A'raaf
|
|
66. Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata:
"Sesungguhnya kami benar benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal
dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang orang yang
berdusta."
|
|
7. Al A'raaf
|
|
67. Hud herkata "Hai kaumku, tidak ada padaku
kekurangan akal sedikitpun, tetapi aku ini adalah utusan dari Tuhan semesta
alam.
|
|
7. Al A'raaf
|
|
68. Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan
aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu."
|
|
7. Al A'raaf
|
|
69. Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang
kepadamu peringatan dari Tuhanmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di
antaramu untuk memberi peringatan kepadamu? Dan ingatlah oleh kamu sekalian
di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa)
sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan
perawakanmu (daripada kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya
kamu mendapat keberuntungan.
|
|
7. Al A'raaf
|
|
70. Mereka berkata: "Apakah kamu datang kepada kami,
agar kami hanya menyembah Allah saja dan meninggalkan apa yang biasa disembah
oleh bapak-bapak kami? maka datangkanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami
jika kamu termasuk orang-orang yang benar."
|
|
7. Al A'raaf
|
|
71. Ia berkata: "Sungguh sudah pasti kamu akan
ditimpa azab dan kemarahan dari Tuhanmu." Apakah kamu sekalian hendak
berbantah dengan aku tentang nama-nama (berhala) yang kamu beserta nenek
moyangmu menamakannya, padahal Allah sekali-kali tidak menurunkan hujjah
untuk itu? Maka tunggulah (azab itu), sesungguhnya aku juga termasuk orang
yamg menunggu bersama kamu."
|
|
7. Al A'raaf
|
|
72. Maka kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang
bersamanya dengan rahmat yang besar dari Kami, dan Kami tumpas orang-orang
yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan tiadalah mereka orang-orang yang
beriman.
|
|
7. Al A'raaf
|
|
Kisah Nabi Shaleh a.s.
73. Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara
mereka Shaleh. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali
tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata
kepadamu dari Tuhammu. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagimu, maka
biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan
gangguan apapun, (yang karenanya) kamu akan ditimpa siksaan yang pedih."
|
|
7. Al A'raaf
|
|
74. Dan ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikam kamu
pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah kaum 'Aad dan memberikan tempat
bagimu di bumi. Kamu dirikan istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan
kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah; maka ingatlah
nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela di muka bumi membuat
kerusakan.
|
|
7. Al A'raaf
|
|
75. Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antara
kaumnya berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah yang telah beriman di
antara mereka: "Tahukah kamu bahwa Shaleh di utus (menjadi rasul) oleh
Tuhannya?." Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami beriman kepada
wahyu, yang Shaleh diutus untuk menyampaikannya."
|
|
7. Al A'raaf
|
|
76. Orang-orang yang menyombongkan diri berkata:
"Sesungguhnya kami adalah orang yang tidak percaya kepada apa yang kamu
imani itu."
|
|
7. Al A'raaf
|
|
77. Kemudian mereka sembelih unta betina itu, dan mereka
berlaku angkuh terhadap perintah Tuhan. Dan mereka berkata: "Hai Shaleh,
datangkanlah apa yang kamu ancamkan itu kepada kami, jika (betul) kamu
termasuk orang-orang yang diutus (Allah)."
|
|
7. Al A'raaf
|
|
78. Karena itu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka
mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka.
|
|
7. Al A'raaf
|
|
79. Maka Shaleh meninggalkan mereka seraya berkata:
"Hai kaumku sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat Tuhanku,
dan aku telah memberi nasehat kepadamu, tetapi kamu tidak menyukai orang-orang
yang memberi nasehat."
|
|
7. Al A'raaf
|
|
Kisah Nabi Luth a.s.
80. Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya).
(Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mengerjakan
perbuatan faahisyah itu[551], yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini)
sebelummu?"
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar