|
6. Al An'aam
|
|
81. Bagaimana aku takut kepada sembahan-sembahan yang kamu
persekutukan (dengan Allah), padahal kamu tidak mempersekutukan Allah dengan
sembahan-sembahan yang Allah sendiri tidak menurunkan hujjah kepadamu untuk
mempersekutukanNya. Maka manakah di antara dua golongan itu yang lebih berhak
memperoleh keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui?[490]
|
|
[490]. Setelah diperlihatkan Allah kepada Nabi Ibrahim
a.s. tanda-tanda keagungan-Nya dan dengan itu teguhlah imannya kepada Allah
(ayat 75), maka Ibrahim, memimpin kaumnya
kepada tauhid dengan mengikuti alam pikiran mereka untuk kemudian
dibantahnya.
|
|
6. Al An'aam
|
|
82. Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan
iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan
dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
|
|
6. Al An'aam
|
|
83. Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada
Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki
beberapa derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
|
|
6. Al An'aam
|
|
MEREKA YANG TELAH DIBERI KITAB, HIKMAH DAN KENABIAN
84. Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yaqub
kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada
Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari
keturunannya (Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun.
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
|
|
6. Al An'aam
|
|
85. dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk
orang-orang yang shaleh.
|
|
6. Al An'aam
|
|
86. dan Ismail, Alyasa', Yunus dan Luth. Masing-masing
Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya),
|
|
6. Al An'aam
|
|
87. Dan Kami lebihkan (pula) derajat sebahagian dari bapak-bapak
mereka, keturunan dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka
(untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan
yang lurus.
|
|
6. Al An'aam
|
|
88. Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk
kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya. Seandainya mereka
mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka
kerjakan.
|
|
6. Al An'aam
|
|
89. Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan
kitab, hikmat dan kenabian Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya,
maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekali-kali tidak
akan mengingkarinya.
|
|
6. Al An'aam
|
|
90. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk
oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak
meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al-Quran)." Al-Quran itu tidak
lain hanyalah peringatan untuk seluruh ummat.
|
|
6. Al An'aam
|
|
91. Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan
yang semestinya, di kala mereka berkata: "Allah tidak menurunkan
sesuatupun kepada manusia." Katakanlah: "Siapakah yang menurunkan
kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi
manusia, kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai,
kamu perlihatkan (sebahagiannya) dan kamu sembunyikan sebahagian besarnya,
padahal telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak
mengetahui(nya) ?" Katakanlah: "Allah-lah (yang
menurunkannya)", kemudian (sesudah kamu menyampaikan Al Quran kepada
mereka), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya[491].
|
|
[491]. Perkataan biarkanlah mereka bermain-main
dalam kesesatannya adalah sebagai sindiran kepada mereka,
seakan-akan mereka dipandang sebagai kanak-kanak yang belum berakal.
|
|
6. Al An'aam
|
|
92. Dan ini (Al Quran) adalah kitab yang telah Kami
turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya[492] dan agar kamu memberi
peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Mekah) dan orang-orang yang di luar
lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu
beriman kepadanya (Al Quran) dan mereka selalu memelihara sembahyangnya.
|
|
[492]. Ialah kitab kitab dan shahifah shahifah yang
diturunkan sebelum Al Quran.
|
|
6. Al An'aam
|
|
KEBENARAN WAHYU, AKIBAT BERBUAT DUSTA TERHADAP ALLAH DAN LARANGAN MEMAKI BERHALA
93. Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang
membuat kedustaan terhadap Allah atau yang berkata: "Telah diwahyukan
kepada saya", padahal tidak ada diwahyukan sesuatupun kepadanya, dan
orang yang berkata: "Saya akan menurunkan seperti apa yang diturunkan
Allah." Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang
yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul
dengan tangannya, (sambil berkata): "Keluarkanlah nyawamu" Di hari
ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu
mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu
selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya.
|
|
6. Al An'aam
|
|
94. Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami
sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya, dan kamu
tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu;
dan Kami tiada melihat besertamu pemberi syafa'at yang kamu anggap bahwa
mereka itu sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputuslah
(pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu
anggap (sebagai sekutu Allah).
|
|
6. Al An'aam
|
|
95. Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan
dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan
mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian
ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling?
|
|
6. Al An'aam
|
|
96. Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk
beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah
ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
|
|
6. Al An'aam
|
|
97. Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar
kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut.
Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada
orang-orang yang mengetahui.
|
|
6. Al An'aam
|
|
98. Dan Dialah yang menciptakan kamu dari seorang diri[493], maka (bagimu) ada tempat tetap dan
tempat simpanan[493]. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda kebesaran Kami
kepada orang-orang yang mengetahui.
|
|
[493]. Maksudnya: Adam a.s.
[494]. Di antara para mufassirin ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud dengan tempat tetap ialah tulang sulbi ayah dan tempat simpanan ialah rahim ibu. Ada pula yang berpendapat bahwa tempat tetap ialah di atas bumi waktu manusia hidup, dan tempat simpanan ialah di dalam bumi (kubur), sewaktu manusia telah meninggal. |
|
6. Al An'aam
|
|
99. Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu
Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami
keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan
dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma
mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami
keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa.
Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah)
kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan
Allah) bagi orang-orang yang beriman.
|
|
6. Al An'aam
|
|
100. Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu
sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka
membohong (dengan mengatakan): "Bahwasanya Allah mempunyai anak
laki-laki dan perempuan", tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan[495]. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi
dari sifat-sifat yang mereka berikan.
|
|
[495]. Mereka mengatakan bahwa Allah mempunyai anak
seperti orang Yahudi mengatakan Uzair putera Allah dan orang
musyrikin mengatakan malaikat putra-putra Allah. Mereka mengatakan demikian
karena kebodohannya.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar