Anda antusias
belajar bahasa arab ? ingin segera bisa bahasa arab untuk sekedar
menterjemahkan alquran secara lafadz? dan anda kecewa dengan metode-metode
“cepat” belajar bahasa arab?
Begitulah….
- Belajar bahasa
memang tidak bisa dipelajari hanya dengan teori saja.
- Bila anda
belajar bahasa dengan tujuan supaya bisa sekedar “ngerti artinya” (pasif), maka
pusatkan perhatian anda pada belajar kosakata bukan pada tata bahasa.
- Karena dengan
semakin banyak kosakata, maka anda akan mengerti bahasa tersebut, walaupun anda
tidak begitu mengerti tata bahasanya.
-
Itu artinya, belajar bahasa yang paling cepat adalah dengan jalan sering-sering
membaca & mendengar (memperbanyak kosakata).
Ct:
anak kecil umur 3 tahun tidak mengerti tata bahasa (sebab belum belajar), tapi
dia bisa berkomunikasi dengan orang-orang disekitarnya. Hal ini karena ia
sering mendengar dan menyerap kosakata-kosakata yang sering dipakai dalam
percakapan orang-orang disekitarnya.
Anda
ingat pelajaran bahasa pertama ketika anda masuk sekolah dasar dulu? Apa yang
diajarkan? Yak tepat… Yang diajarkan adalah kosakata-kosakata. ct: APEL/APPLE,
PENSIL/PENCIL, BUKU/BOOK, PESAWAT/PLANE, dsb.
Anda
ingat pula apa arti kata Allohuakbar ? ya. insya alloh Anda tahu
artinya. Tapi apakah anda pernah berpikir mengapa kok Allohu ?
kok nggak Allohi /Alloha ? mungkin anda tidak pernah
memikirkan hal sampai seperti itu… sebab hal tersebut memang tidak terlalu
penting diketahui untuk bisa berbahasa secara pasif (secara umum saja).
Ya seperti itulah ….
Intinya:
tata bahasa tidak terlalu dibutuhkan untuk bisa sekedar mengerti suatu bahasa
secara pasif (namun cukup secara garis besar saja). Selanjutnya adalah
memperkaya kosakata.
Tapi lain ceritanya bila anda
menginginkan untuk serius dalam belajar bahasa (misalnya untuk bisa
berbahasa secara aktif, untuk menulis, membuat laporan, karya sastra, dll).
Maka mau tidak mau anda harus mempelajari tata bahasa secara mendalam.
Berikut ini adalah metode belajar bahasa
Alquran yang sangat menarik untuk dipelajari . Metode
ini didasarkan pada kaidah-kaidah yang telah disebutkan di atas. Insya allah
metode ini lebih mudah dipahami bagi orang awam daripada belajar tata bahasa
yang rumit. Bahkan dalam buku An easy way to the understanding of the Quran
(Dr. Hasanuddin Ahmed, 1987) disebutkan bahwa insya alloh kita bisa mengerti
50% isi Alquran apabila kita menghafal kosakata-kosakata yang sering muncul
(>=10x) dalam alquran.
Supaya
bisa berhasil, metode ini ada syaratnya, yaitu anda sebaiknya sering-sering
membaca dan mendengar alquran. Yaitu untuk melatih mata dan kuping serta memori
di otak.
Harf (jamak : huruf) adalah kata
yang tidak bermakna apabila berdiri sendiri. Dalam bahasa
indonesia, harf bisa diartikan
sebagai partikel. Kata yang tergolong harf sedikit sekali mengalami
perubahan bentuk, hal ini tentunya berbeda dengan ism ataupun fi’il
yang banyak mengalami perubahan bentuk yang kompleks.
Dalam buku tata bahasa arab, biasanya bagian huruf tidak dibahas
secara terperinci, tapi kali ini justru malah diperjelas. Kenapa begitu? Sebab Huruf
adalah jenis kata yang paling simpel dan amat sering muncul dalam alquran.
Dengan menghafal huruf ini, para pemula akan insya alloh lebih mudah
dalam mengartikan ayat-ayat alquran secara sederhana.
Berikut ini adalah
daftar huruf yang sering muncul dalam alquran (beserta contoh ayatnya):
|
1.
|
|
= dan, demi
|
Ali imran 109. dan Kepunyaan (milik) Allah-lah segala
yang ada di (dalam) langit dan di dalam bumi; dan kepada
Allahlah dikembalikan segala urusan.
|
|
2.
|
|
= dalam, di
|
|
|
3.
|
|
= kepada, sampai
|
|
|
4.
|
|
= tidak, bukan,
apa-apa / segala
|
|
|
5.
|
|
= untuk, (li)
agar, milik
|
|
|
6.
|
|
= jika
|
|
|
7.
|
|
= tidak
|
|
|
8.
|
|
= kecuali,
melainkan
|
|
|
9.
|
|
= maka
|
|
|
10.
|
|
= bahwa
|
Note:
|
|
11.
|
|
= sesungguhnya
|
|
|
12.
|
|
= atas
|
|
|
13.
|
|
= dari
|
|
|
14.
|
|
= wahai, hai
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar