Translate

Jumat, 02 September 2016

Al Muthaffifin



83. Al Muthaffifin


83. Al Muthaffifin
 Muqaddimah 

Surat ini terdiri atas 36 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al 'Ankabuut dan merupakan surat yang terakhir di Mekkah sebelum hijrah. Al Muthaffifiin yang dijadikan nama bagi surat ini diambil dari kata Al Muthaffifiin yang terdapat pada ayat pertama.

Pokok-pokok isinya:
Ancaman Allah s.w.t. terhadap orang-orang yang mengurangi hak orang lain dalam timbangan, ukuran dan takaran; catatan kejahatan manusia dicantumkan dalam sijjiin sedang catatan kebajikan manusia dicantumkan dalam 'illiyyiin; balasan dan macam-macam kenikmatan bagi orang yang berbuat kebajikan; sikap dan pandangan orang-orang kafir di sunia terhadap orang-orang yang beriman; sikap orang-orang yang beriman di akhirat terhadap orang-orang kafir.

83. Al Muthaffifin


AL MUTHAFFIFIIN (ORANG-ORANG YANG CURANG)
SURAT KE 83 : 36 ayat


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ANCAMAN TERHADAP ORANG CURANG DALAM MENAKAR DAN MENIMBANG
1. Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang[1561] Asbabun nuzul


[1561]. Yang dimaksud dengan orang-orang yang curang di sini ialah orang-orang yang curang dalam menakar dan menimbang.


 Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ketika Rasulullah saw. sampai ke Madinah, diketahui bahwa orang-orang Madinah termasuk yang paling curang dalam takaran dan timbangan. Maka Allah menurunkan ayat ini (S.83:1,2,3) sebagai ancaman kepada orang-orang yang curang dalam menimbang. Setelah ayat ini turun orang-orang Madinah termasuk orang yang jujur dalam menimbang dan menakar.
(Diriwayatkan oleh an-Nasa'i dan Ibnu Majah dengan sanad yang shahih yang bersumber dari Ibnu Abbas.)

83. Al Muthaffifin


2. (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, Asbabun nuzul

83. Al Muthaffifin


3. dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. Asbabun nuzul

83. Al Muthaffifin


4. Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,

83. Al Muthaffifin


5. pada suatu hari yang besar,

83. Al Muthaffifin


6. (yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam?

83. Al Muthaffifin

KEADAAN ORANG-ORANG YANG DURHAKA PADA HARI KIAMAT
7. Sekali-kali jangan curang, karena sesungguhnya kitab orang yang durhaka tersimpan dalam sijjin[1562].


[1562]. Sijjin: nama kitab yang mencatat segala perbuatan orang-orang yang durhaka.

83. Al Muthaffifin


8. Tahukah kamu apakah sijjin itu?

83. Al Muthaffifin


9. (Ialah) kitab yang bertulis.

83. Al Muthaffifin


10. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan,

83. Al Muthaffifin


11. (yaitu) orang-orang yang mendustakan hari pembalasan.

83. Al Muthaffifin


12. Dan tidak ada yang mendustakan hari pembalasan itu melainkan setiap orang yang melampaui batas lagi berdosa,

83. Al Muthaffifin


13. yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "Itu adalah dongengan orang-orang yang dahulu"

83. Al Muthaffifin


14. Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.

83. Al Muthaffifin


15. Sekali-kali tidak[1563], sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar tertutup dari (rahmat) Tuhan mereka.


[1563]. Maksudnya: sekali-kali tidak seperti apa yang mereka katakan bahwa mereka dekat pada sisi Allah.

83. Al Muthaffifin


16. Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka.

83. Al Muthaffifin


17. Kemudian, dikatakan (kepada mereka): "Inilah azab yang dahulu selalu kamu dustakan."

83. Al Muthaffifin

KEADAAN ORANG-ORANG YANG BERBAKTI KEPADA ALLAH PADA HARI KIAMAT
18. Sekali-kali tidak, sesungguhnya kitab orang-orang yang berbakti itu (tersimpan) dalam 'Illiyyin. [1564]


[1564]. 'Illiyyin: nama kitab yang mencatat segala perbuatan orang-orang yang berbakti.

83. Al Muthaffifin


19. Tahukah kamu apakah 'Illiyyin itu?

83. Al Muthaffifin


20. (Yaitu) kitab yang bertulis,

83. Al Muthaffifin


21. yang disaksikan oleh malaikat-malaikat yang didekatkan (kepada Allah).

83. Al Muthaffifin


22. Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (syurga),

83. Al Muthaffifin


23. mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.

83. Al Muthaffifin


24. Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan mereka yang penuh kenikmatan.

83. Al Muthaffifin


25. Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya),

83. Al Muthaffifin


26. laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.

83. Al Muthaffifin


27. Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim,

83. Al Muthaffifin


28. (yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.

83. Al Muthaffifin

EJEKAN-EJEKAN TERHADAP ORANG-ORANG MU'MIN DI DUNIA DAN BALASANNYA DI AKHIRAT
29. Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang menertawakan orang-orang yang beriman.

83. Al Muthaffifin


30. Dan apabila orang-orang yang beriman lalu di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya.

83. Al Muthaffifin


31. Dan apabila orang-orang yang berdosa itu kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira.

83. Al Muthaffifin


32. Dan apabila mereka melihat orang-orang mukmin, mereka mengatakan: "Sesungguhnya mereka itu benar-benar orang-orang yang sesat",

83. Al Muthaffifin


33. padahal orang-orang yang berdosa itu tidak dikirim untuk penjaga bagi orang-orang mukmin.

83. Al Muthaffifin


34. Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir,

83. Al Muthaffifin


35. mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.

83. Al Muthaffifin


36. Sesungguhnya orang-orang kafir telah diberi ganjaran terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

83. Al Muthaffifin
 Penutup 

Surat Al Muthaffifiin mengandung ancaman-ancaman terhadap orang-orang kafir dan orang-orang yang melakukan kecurangan, di samping itu memberikan janji yang baik kepada mereka yang beriman dan melakukan kebajikan.

HUBUNGAN SURAT AL MUTHAFFIFFIIN DENGAN SURAT AL INSYIQAAQ

1. Dalam surat Al Muthaffiffiin, Allah s.w.t. menerangkan bahwa segala amalperbuatan manusia, yang baik maupun yang buruk tercatat dalam suatu buku yang terpelihara. Dalam surat Al Insyiqaaq Allah s.w.t. menjelaskan bahwa buku-buku catatan itu akan diberikan kepada manusia pada hari kiamat dan cara bagaimana pemberiannya.
2. Dalam kedua surat ini, Allah juga menggambarkan ancaman bagi orang yang kafir dan ganjaran yang tak terhingga bagi orang-orang yang beriman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar