Translate

Jumat, 02 September 2016

Al Muddatstsir



74. Al Muddatstsir


74. Al Muddatstsir
 Muqaddimah 

Surat Al Muddatstsir terdiri atas 56 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Muzzammil. Dinamai Al Muddatstsir(orang yang berkemul) diambil dari perkataan Al Muddatstsir yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Pokok-pokok isinya :
Perintah untuk mulai berda´wah mengagungkan Allah, membersihkan pakaian, menjauhi maksiat, memberikan sesuatu dengan ikhlas dan bersabar dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah; Allah akan mengazab orang-orang yang menentang Nabi Muhammad s.a.w. dan mendustakan Al Quran; tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang ia usahakan.

74. Al Muddatstsir


AL MUDDATSTSIR (ORANG YANG BERKEMUL)
SURAT KE 74 : 56 ayat


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

PERINTAH KEPADA NABI UNTUK BERDAKWAH
Beberapa petunjuk dalam berda´wah
1. Hai orang yang berkemul (berselimut),

74. Al Muddatstsir


2. bangunlah, lalu berilah peringatan!

74. Al Muddatstsir


3. dan Tuhanmu agungkanlah!

74. Al Muddatstsir


4. dan pakaianmu bersihkanlah,

74. Al Muddatstsir


5. dan perbuatan dosa tinggalkanlah,

74. Al Muddatstsir


6. dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.

74. Al Muddatstsir


7. Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

74. Al Muddatstsir


8. Apabila ditiup sangkakala,

74. Al Muddatstsir


9. maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit,

74. Al Muddatstsir


10. bagi orang-orang kafir lagi tidak mudah.

74. Al Muddatstsir

Orang yang ingkar urusannya kepada Allah
11. Biarkanlah Aku bertindak terhadap orang yang Aku telah menciptakannya sendirian[1526].


[1526]. Ayat ini dan beberapa ayat berikutnya diturunkan mengenai seorang kafir Mekah, pemimpin Quraisy bernama Al Walid bin Mughirah.

74. Al Muddatstsir


12. Dan Aku jadikan baginya harta benda yang banyak,

74. Al Muddatstsir


13. dan anak-anak yang selalu bersama dia,

74. Al Muddatstsir


14. dan Ku lapangkan baginya (rezki dan kekuasaan) dengan selapang-lapangnya,

74. Al Muddatstsir


15. kemudian dia ingin sekali supaya Aku menambahnya.

74. Al Muddatstsir


16. Sekali-kali tidak (akan Aku tambah), karena sesungguhnya dia menentang ayat-ayat Kami (Al Quran).

74. Al Muddatstsir


17. Aku akan membebaninya mendaki pendakian yang memayahkan.

74. Al Muddatstsir


18. Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya),

74. Al Muddatstsir


19. maka celakalah dia! Bagaimana dia menetapkan?,

74. Al Muddatstsir


20. kemudian celakalah dia! Bagaimanakah dia menetapkan?,

74. Al Muddatstsir


21. kemudian dia memikirkan,

74. Al Muddatstsir


22. sesudah itu dia bermasam muka dan merengut,

74. Al Muddatstsir


23. kemudian dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri,

74. Al Muddatstsir


24. lalu dia berkata: "(Al Quran) ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu),

74. Al Muddatstsir


25. ini tidak lain hanyalah perkataan manusia."

74. Al Muddatstsir


26. Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar.

74. Al Muddatstsir


27. Tahukah kamu apakah (neraka) Saqar itu?

74. Al Muddatstsir


28. Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan [1527].


[1527]. Yang dimaksud dengan tidak meninggalkan dan tidak membiarkan ialah apa yang dilemparkan ke dalam neraka itu diazabnya sampai binasa kemudian dikembalikannya sebagai semula untuk diazab kembali.

74. Al Muddatstsir


29. (Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia.

74. Al Muddatstsir


30. Dan di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).

74. Al Muddatstsir



31. Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat: dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al Kitab dan orng-orang mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): "Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?" Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia.

74. Al Muddatstsir

Yang menerima da´wah akan mendapat pahala dan yang menolaknya akan masuk neraka
32. Sekali-kali tidak[1528], demi bulan,


[1528]. Sekali-kali tidak adalah bantahan terhadap ucapan-ucapan orang-orang musyrik yang mengingkari hal-hal tersebut di atas.

74. Al Muddatstsir


33. dan malam ketika telah berlalu,

74. Al Muddatstsir


34. dan subuh apabila mulai terang.

74. Al Muddatstsir


35. Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar,

74. Al Muddatstsir


36. sebagai ancaman bagi manusia.

74. Al Muddatstsir


37. (Yaitu) bagi siapa di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur[1529].


[1529]. Yang dimaksud dengan maju ialah maju menerima peringatan dan yang dimaksud dengan mundur ialah tidak mau menerima peringatan.

74. Al Muddatstsir


38. Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya,

74. Al Muddatstsir


39. kecuali golongan kanan,

74. Al Muddatstsir


40. berada di dalam syurga, mereka tanya menanya,

74. Al Muddatstsir


41. tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa,

74. Al Muddatstsir


42. "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?"

74. Al Muddatstsir


43. Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,

74. Al Muddatstsir


44. dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin,

74. Al Muddatstsir


45. dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya,

74. Al Muddatstsir


46. dan adalah kami mendustakan hari pembalasan,

74. Al Muddatstsir


47. hingga datang kepada kami kematian."

74. Al Muddatstsir


48. Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafa'at dari orang-orang yang memberikan syafa'at.

74. Al Muddatstsir


49. Maka mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)?,

74. Al Muddatstsir


50. seakan-akan mereka itu keledai liar yang lari terkejut,

74. Al Muddatstsir


51. lari daripada singa.

74. Al Muddatstsir


52. Bahkan tiap-tiap orang dari mereka berkehendak supaya diberikan kepadanya lembaran-lembaran yang terbuka.

74. Al Muddatstsir


53. Sekali-kali tidak. Sebenarnya mereka tidak takut kepada negeri akhirat.

74. Al Muddatstsir


54. Sekali-kali tidak demikian halnya. Sesungguhnya Al Quran itu adalah peringatan.

74. Al Muddatstsir


55. Maka barangsiapa menghendaki, niscaya dia mengambil pelajaran daripadanya (Al Quran).

74. Al Muddatstsir


56. Dan mereka tidak akan mengambil pelajaran daripadanya kecuali (jika) Allah menghendakinya. Dia (Allah) adalah Tuhan Yang patut (kita) bertakwa kepada-Nya dan berhak memberi ampun.

74. Al Muddatstsir
 Penutup 

Surat ini mengandung perintah Allah kepada Nabi Muhammad s.a.w. untuk melakukan da´wah, disertai ancaman bagi orang yang menghalang-halangi da´wah.

HUBUNGAN SURAT AL MUDDATSTSIR DENGAN SURAT AL QIYAAMAH

1. Surat Al Muddatstsir menerangkan bahwa walaupun keterangan apa saja yang dikemukakan kepada orang kafir mereka tidak percaya kepada adanya hari akhirat dan tidak takut kepadanya, sedang pada surat Al Qiyaamah, Allah menegaskan bahwa hari kiamat itu pasti terjadi disertai dengan bukti-buktinya.
2. Dalam surat Al Muddatstsir diterangkan bahwa orang-orang kafir mendustakan Al Quran, sedang dalam surat Al Qiyaamah Allah menjamin tetapnya Al Quran dalam ingatan Nabi dan mengajarkan bacaannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar